Kompas.com - 23/05/2017, 13:15 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MANCHESTER, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas dalam ledakan yang terjadi di sekitar lokasi konser Ariana Grande di Manchester, Inggris, Senin (22/5/2017), kian bertambah.

Pihak kepolisan Kota Manchester yang dikutip kantor berita AFP, menyebutkan, jumlah korban kini telah mencapai 22 orang. 

Sementara itu, BBC pun memberitakan bahwa korban luka bertambah dari semua 50 orang kini menjadi 59 orang.

Seperti yang telah diberitakan, ledakan terjadi pada sekitar pukul 22.35 waktu setempat. 

Sejak awal pemberitaan memang disebutkan, besar kekhawatiran bahwa jumlah korban tewas, -dari yang semula diumumkan 19 orang, masih akan bertambah.

Sejumlah saksi mata mengatakan, mereka mendengar ledakan keras di tengah konser  tersebut. 

Ledakan itu juga mengakibatkan stasiun kereta api Manchester Victoria yang tak jauh dari lokasi ledakan ditutup, dan semua jadwal kereta api dibatalkan.

Sejumlah saksi mata mengaku mendengar dua ledakan dari arah loket penjualan tiket di tempat itu.

"Semua orang berteriak dan berlari, saya melihat jaket dan telepon genggam berserakan di lantai. Orang-orang menjatuhkan barang mereka begitu saja dan lari," kata Robert Tempkin (22), asal Middlesbrough.

"Beberapa orang berteriak mereka melihat darah tetapi orang lain mengatakan itu adalah balon atau pengeras suara yang meledak," tambah Robert.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.