KBRI London Imbau WNI Jauhi Kawasan Manchester Arena

Kompas.com - 23/05/2017, 08:33 WIB
Paul ELLIS / AFP Polisi anti-teror dikerahkan untuk mengamankan situasi di sekitar Manchester Arena pasca-ledakan yang menewaskan 19 orang.

LONDON, KOMPAS.com - Menyusul ledakan di Manchester Arena, Senin (22/5/2017), yang menewaskan 19 orang dan melukai 50 orang lainnya, KBRI London langsung memberikan imbauannya terhadap WNI di Inggris.

Lewat akun Twitter resminya, KBRI London meminta warga Indonesia, khususnya yang berada di Manchester, tidak mendekat ke area di sekitar Manchester Arena.

Selain itu, KBRI London juga menyediakan layanan telepon hotline di nomor +447881221235 untuk warga Indonesia yang membutuhkan informasi atau bantuan.

Baca: Ledakan di Konser Ariana Grande Tewaskan 19 Orang

Sebelumnya, ledakan terjadi bertepatan dengan konser penyanyi pop Ariana Grande di Manchester Arena, Manchester, Inggris pada Senin (22/5/2017) malam waktu setempat.

Kepolisian memastikan akibat ledakan tersebut 19 orang tewas dan 50 lainnya mengalami luka-luka.

Sejauh ini penyebab ledakan belum diketahui tetapi unit-unit anti-teror dikerahkan kepolisian Inggris untuk menangani masalah ini.

Sejumlah saksi mata mengatakan, mereka mendengar dua ledakan dari arah loket penjualan tiket di tempat itu.

"Semua orang berteriak dan berlari, saya melihat jaket dan telepon genggam berserakan di lantai. Orang-orang menjatuhkan barang mereka begitu saja dan lari," kata Robert Tempkin (22), asal Middlesbrough.

Kebingungan melanda para pengunjung konser setelah ledakan keras terdengar.

"Beberapa orang berteriak mereka melihat darah tetapi orang lain mengatakan itu adalah balon atau pengeras suara yang meledak," tambah Robert.

"Saya melihat banyak ambulans dan melihat seseorang mendapatkan perawatan. Saya tak tahu apa yang terjadi pada dia," lanjut pemuda itu.

Saksi mata lain kepada BBC Radio 5 lIve mengatakan, dia sangat terkejut mendengar kabar adanya korban tewas.

" Ledakan terjadi dan semua orang terdiam beberapa saat sebelum berteriak panik. Suasananya sangat mencekam," kata seorang saksi mata, Josh Elliott.

"Kami hanya ingin segera keluar dari tempat itu karena kami tak tahu apa yang terjadi," tambah Josh.

Selain mengakibatkan 19 orang tewas, ledakan itu mengakibatkan stasiun kereta api Manchester Victoria yang tak jauh dari lokasi ledakan ditutup dan semua jadwal kereta api dibatalkan.

Baca: Ledakan di Konser Ariana Grande di Manchester, Beberapa Orang Tewas

Saksi mata lain kepada BBC Radio 5 lIve mengatakan, dia sangat terkejut mendengar kabar adanya korban tewas.

"Ledakan terjadi dan semua orang terdiam beberapa saat sebelum berteriak panik. Suasananya sangat mencekam," kata seorang saksi mata, Josh Elliott.

"Kami hanya ingin segera keluar dari tempat itu karena kami tak tahu apa yang terjadi," tambah Josh.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErvan Hardoko

Close Ads X