Kompas.com - 22/05/2017, 19:00 WIB
EditorErvan Hardoko

Kesepakatan di Kairo inilah yang membuka jalan bagi kedua negara untuk melakukan unifikasi.

Namun, pada Februari dan Maret kedua negara kembali terlibat konflik bersenjata. Tentara Yaman Selatan bahkan sudah melintasi perbatasan dan bergerak maju hingga ke kota Taizz sebelum akhirnya mundur.

Pada akhir 1980-an ditemukan minyak bumi di kawasan perbatasan kedua negara yaitu Ma'rib (Yaman Utara) dan Shabwah (Yaman Selatan).

Hal ini membawa berkah karena kedua negara sama-sama ingin mengeksplorasi sumber daya alam itu demi kemakmuran rakyat mereka.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Aliansi Militer Pakta Warsawa Resmi Berdiri

Pada Mei 1988, kedua pemerintah mencapai kesepahaman untuk mengurangi ketegangan termasuk sepakat untuk memperbarui diskusi soal unifikasi.

Selain itu kedua negara juga sepakat membentuk eksplorasi bersama di kawasan yang kemudian dinamakan area investasi bersama oleh Hunt Oil Company dan Exxon.

Kedua perusahaan itu kemudian mendirikan Perusahaan Investasi Mineral dan Sumber Minyak Yaman (YCIMOR).

Pada November 1989, Presiden Ali Abdullah Saleh dari Yaman Utara dan Ali Salim al-Beidh dari Yaman Selatan sepakat menerima rancangan konstitusi negara Yaman bersatu yang sudah dirancang sejak 1981.

Beberapa isi rancangan konstitusi itu adalah demiliterisasi perbatasan, satu kartu pengenal nasional, dan menetapkan Sanaa menjadi ibu kota.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.