Kompas.com - 22/05/2017, 12:16 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang perempuan India memotong kemaluan seorang pemuka agama Hindu yang hendak memperkosanya.

Perempuan ini juga menyebut sang pemuka agama sudah selama delapan tahun terakhir ini melaukan kekerasan seksual terhadap dia.

Perempuan ini yang adalah mahasiswi fakultas hukum berusia 25 tahun sedang berada di kediamannya di kota Thiruvananthaphuram, ibu kota negara bagian Kerala ketika Gangeshananda Theerthapada datang dan mencoba memerkosanya.

Baca: Ketahuan Selingkuh, Istri Potong Penis Suami Saat Ereksi

Namun, perempuan ini ternyata sudah menunggu sambil membawa sebilah pisau yang langsung digunakannya untuk memotong alat kelamin pria berusia 54 tahun itu.

Perwira polisi G Sparjan Kumar mengatakan, gadis itu kabur dari kediamannya pada Jumat (19/5/2017) malam usai kejadian tersebut dan kemudian menelepon polisi.

Polisi yang kemudian datang menemukan Theertaphada tergeletak berlumuran darah dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sebuah stasiun televisi di New Delhi mengabarkan, keluarga korban sangat mengenal Theerthapadanyang kerap datang ke kediaman korban untuk mengobati ayahnya yang sakit.

Kepada polisi korban mengatakan, Theerthapada selalu mencoba memerkosanya setiap ada kesempatan.

Kepolisian kini mengatakan, perempuan itu kini berada dalam perlindungan sementara sang pria menjalani operasi di rumah sakit untuk menyambung kembali kemaluannya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.