"Inggris Tidak Akan Meninggalkan Eropa"

Kompas.com - 20/05/2017, 09:28 WIB
Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam T Malik, memberi pidato sambutan dalam acara ulang tahun Ratu Elizabeth II di Hotel Shangrila, Rabu (17/5/2017). Dok. Kedutaan Besar InggrisDuta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam T Malik, memberi pidato sambutan dalam acara ulang tahun Ratu Elizabeth II di Hotel Shangrila, Rabu (17/5/2017).
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Inggris dalam proses keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Namun, Pemerintah Inggris menjamin hal tersebut takkan mengganggu hubungan dengan negara-negara lain di Eropa daratan.

Hal tersebut dikatakan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam T Malik, pada peringatan ulang tahun Ratu Elizabeth II yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (17/5/2017).

"Kami akan meninggalkan Uni Eropa, tetapi tidak akan 'meninggalkan' Eropa," kata Malik pada pidato sambutannya.

"Kami akan tetap menjadi negara Eropa dengan kepedulian yang kuat terhadap kemakmuran dan keamanan mitra kami di wilayah Eropa," tuturnya melanjutkan.

Musim gugur 2017, Pemerintah Inggris akan memberlakukan undang-undang keluar dari Uni Eropa dan memasukkan semua UU Uni Eropa yang berlaku di Inggris ke dalam UU Inggris.

Diharapkan, pada Oktober 2018, perundingan Uni Eropa berakhir. Dengan begitu, mulai Maret 2019, Inggris secara resmi keluar dari Uni Eropa.

"Inggris akan tetap ada sebagai sebuah negara global. Negara 'baru' yang secara politik, ekonomi, dan moral lebih berpandangan ke luar dan terlibat dengan dunia dibandingkan sebelumnya," ucap Malik.

Baca juga: Moazzam Malik, Dubes Muslim Inggris Pertama untuk Indonesia

Tahun ini, Ratu Elizabeth II berusia 91 tahun pada 21 April lalu. Dia menjadi salah satu pemimpin negara tertua di dunia yang masih memerintah pada saat ini.

Istri dari Pangeran Philip itu mulai memerintah pada 6 Februari 1952. Namun, proses penobatan dia sebagai Ratu Inggris baru pada 2 Juni 1953.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X