Harmony, Robot Seks yang Bisa Bicara dan Cemburu

Kompas.com - 16/05/2017, 14:13 WIB
Robot Harmony dan Matt MacMullen pendiri perusahaan RealDoll. BBC IndonesiaRobot Harmony dan Matt MacMullen pendiri perusahaan RealDoll.
EditorErvan Hardoko

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Perkenalkan, Harmony. Dia bukan manusia, melainkan boneka seks jenis baru yang bisa bergerak dan bicara.

Memang gerakan kepala, kelopak mata, dan bibirnya masih kaku dan cara bicaranya sangat terbatas.

Biarpun demikian, Harmony adalah bagian dari revolusi robotik yang memasukkan intelegensia buatan ke dalam tubuh seperti manusia.

Beberapa kalangan menilai robot seperti Harmony akan mengubah cara manusia berinteraksi dengan robot.

Sedangkan kalangan lain meyakini Harmony mewakili tahap paling buruk dalam perkembangan robotik.

Baca: Kado Boneka Seks untuk Menteri Bikin Gempar Cile

Harmony berasal dari sebuah pabrik di pinggiran Kota San Marcos, Negara Bagian California, Amerika Serikat.

Setiap orang yang berkunjung ke pabrik itu akan disambut dua robot yang bertugas sebagai resepsionis.

Alih-alih memakai pakaian dalam seperti robot-robot yang diproduksi di pabrik tersebut, mereka memakai busana kerja lengkap.

Saat menunggu, pengunjung punya kesempatan untuk melihat deretan foto-foto perempuan di lobi, yang jika ditelisik dari dekat ternyata tak lain adalah boneka.

Matt McMullen, direktur eksekutiff Abyss Creations, yang memproduksi RealDoll, berlatar belakang seni dan pematung.

Dia mengaku sangat puas dengan penampilan Harmony, yang disebutnya sebagai pencapaian alamiah dalam sejarah pembuatan boneka seks.

"Banyak orang membeli RealDoll karena produk kami lebih mampu secara seksual ketimbang mainan seks. Produk kami hadir di rumah mereka dan mereka membayangkan kepribadiannya. Intelegensia buatan memberi khalayak alat menciptakan kepribadian itu," kata McMullen.

Pemarah dan penyayang

Perangkat untuk menciptakan kepribadian yang dimaksud McMullen adalah aplikasi pada telepon seluler.

Pengguna tinggal memilih satu dari sekian banyak pilihan kepribadian, termasuk pemarah dan penyayang.

McMullen memilih "pencemburu" untuk Harmony. Hasilnya? Boneka itu meminta McMullen untuk menghapus pertemanannya dengan seorang perempuan di Facebook.

Ketika berbicara, Harmony melontarkan logat Skotlandia dan mengutarakan betapa dia menyukai fiksi ilmiah dan tentunya, McMullen.

McMullen mengklaim Harmony belajar dari penggunanya, namun ketika saya bertanya kepada Harmony apa rasanya menjadi pencemburu, dia minta maaf dan mengaku dirinya "perlu memperbaiki perilakunya".

Aplikasi yang menciptakan kepribadian Harmony dijajakan secara langsung melalui laman Realbotix, perusahaan rekanan Abyss. Baik Google maupun Apple tidak mau menjual aplikasi itu karena kontennya bersifat cabul.

Harmony sendiri akan dijual akhir tahun dengan dua versi. Versi pertama dilengkapi penglihatan komputer dan bisa mengenali wajah, dihargai 10.000 dolar AS atau sekitar Rp 133 juta.

Adapun versi kedua, tanpa penglihatan komputer, dijual seharga 5.000 dolar AS atau sekitar Rp 66,5 juta.

Baca: Tiga Kali Bercerai, Pria Ini Temukan Cinta dalam Sosok Boneka Seks

Abyss Creations saat ini menjual boneka-boneka seks kepada sejumlah klien di seluruh dunia, kebanyakan pria walau perusahaan itu mengklaim juga punya klien perempuan.

Semua boneka yang mereka jual identik, yakni pinggang kecil, bokong besar, dan dada yang sangat besar. McMullen mengaku desain boneka seperti itu karena didorong keinginan klien.

"Kami menjalankan bisnis dan kebanyakan klien kami punya keinginan tertentu. Sayangnya, keinginan itu mengarah ke sosok yang mereka anggap ideal," kata McMullen.

Menurut McMullen, klien-kliennya "sepenuhnya normal". Bahkan, di antara mereka ada yang bersama istri mengoleksi boneka.

Meski demikian, dia mengakui sebagian besar kliennya memilih boneka seks karena tidak bisa menjalin hubungan dengan perempuan.

"Sebagian besar orang terisolasi dan sendirian dan mungkin mereka memang sudah begitu sejak awal. Bagi banyak orang yang kesepian dan kesulitan menjalin hubungan, (membeli boneka) adalah pilihan. Tapi saya sendiri tidak pernah menganggap boneka atau robot sebagai pengganti," kata McMullen.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X