Kompas.com - 16/05/2017, 10:51 WIB
EditorPascal S Bin Saju

SANA’A, KOMPAS.com -  Otoritas terkait di Sana’a, ibu kota Yaman yang dikuasai pemberontak Houthi, menyatakan keadaan darurat akibat wabah kolera yang menyebar cepat di kota tersebut sehingga mematikan banyak orang.

Kementerian Kesehatan Houthi, Senin (15/5/2017), menyebutkan, wabah kolera memburuk. Petugas "tidak dapat mengendalikan wabah ini".

Informasi itu disampaikan dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantor berita yang dikelola Houthi, yakni Saba, sebagaimana diteruskan kantor berita Perancis, AFP.

Otoritas Houthi itu mengajukan permintaan bantuan dari organisasi-organisasi kemanusiaan internasional untuk menangani wabah kolera.

Baca: 500 Anak Tewas dalam Perang Saudara di Yaman Selama 6 Bulan

Menteri Kesehatan Houthi, Hafid bin Salem Mohammed, mengatakan, "skala penyakit ini melampaui kapasitas" kementerian, demikian pernyataan yang disiarkan televisi Houthi, al-Masira.

Yaman dilanda perang saudara antara Houthi yang didukung Iran dan pemerintahan Iran yang didukung Arab Saudi.

Kurang dari separuh fasilitas kesehatan negara itu yang berfungsi dalam dua tahun konflik tersebut.

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) menyebutkan, kolera menewaskan 115 orang dan menyebabkan 8.500 orang dirawat.

Badan-badan bantuan internasional mengingatkan, situasi bencana kemanusiaan di Yaman dan mendesak warga menjalankan tindakan pencegahan.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.