Kompas.com - 16/05/2017, 07:07 WIB
Perdana Menteri baru Perancis Edouard Philippe. AFP/CHRISTOPHE ARCHAMBAULTPerdana Menteri baru Perancis Edouard Philippe.
EditorGlori K. Wadrianto

PARIS, KOMPAS.com - Pertanyaan warga Perancis akhirnya terjawab. Presiden Perancis Emmanuel Macron telah menunjuk perdana menteri dari kelompok konservatif, Senin (15/5/2017), untuk membantunya di pemerintahan.

Tokoh yang dipercaya Macron untuk memegang jabatan penting itu adalah Edouard Philippe.

Pria berusia 46 tahun itu adalah anggota parlemen dan Wali Kota Le Havre, yang berasal dari kelompok republiken.

2 Hari Jelang Pelantikan Presiden, Sosok PM Perancis Masih Misterius

Seperti diberitakan Associated Press,  langkah Macron ini merupakan catatan sejarah, di mana untuk pertama kalinya seorang presiden telah menunjuk perdana menteri dari luar kubunya tanpa paksaan.

"Saya mengatakan kepada diri sendiri, situasi kami begitu unik, sehingga kami harus mencoba sesuatu yang belum pernah dicoba sebelumnya," kata Philippe dalam siaran di jaringan televisi TF1.

"Philippe adalah perdana menteri yang akan membawa semua orang bersama-sama di seputar program pemersatu yang progresif, berani, dan menyatukan," kata Gerard Collomb, Wali Kota Lyon yang datang dari kelompok sosialis. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Collomb sejak awal telah menjadi salah satu pendukung Macron.

Dengan penunjukkan ini, Macron melupakan beberapa pengikut setianya, termasuk Richard Ferrand, seorang mantan sosialis yang merupakan salah satu orang pertama yang bergabung dengan Macron tahun lalu, dengan jabatan Sekretaris Umum REM.

REM adalah partai "Republic on the Move" di mana Macron bernaung.

Christophe Castaner, Juru bicara kampanye Macron, mengatakan, ini adalah pilihan sulit yang harus dibuat di lingkaran dalam Macron. Saat ini, pertempuran untuk posisi di Istana Elysee telah dimenangkan Macron. 

Selanjutnya, sisa kabinet pemerintah diperkirakan akan diumumkan pada Selasa malam. Setelah penunjukkan ini, Macron pun bertolak ke Berlin untuk bertemu Kanselir Jerman Angela Merkel. 

Baca: Sehari Setelah Dilantik, Macron Langsung Temui Merkel di Berlin

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.