Kompas.com - 15/05/2017, 16:18 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Insiden brutal terjadi di negara bagian Haryana, India, pekan lalu, ketika seorang perempuan diperkosa beramai-ramai.

Tak hanya itu, perempuan itu tewas setelah kepalanya dihantam batu bata karena mengancam akan melaporkan kejadian itu ke polisi.

Kepolisian setempat sudah menangkap dua orang pria dan masih memeriksa enam orang lainnya yang terkait kasus yang terjadi di kota Sonipat, 44 kilometer sebelah utara New Delhi.

Baca: Polisi Ditangkap dalam Kasus Perkosaan di India

"Polisi bergerak setelah ibu korban melaporkan kejadian itu kepada kami," ujar perwira polisi setempat Ashwin Shenvi, Senin (15/5/2017).

Korban yang berusia 23 tahun itu diculik sekelompok pria dan dimasukkan ke dalam mobil lalu dibawa dari Sonipat ke kota Rohtak.

"Di kota itulah mereka memperkosa korban," tambah Shenvi.

"Saat korban mengatakan dia akan melaporkan kejadian ini, mereka menghantam kepala korban dengan menggunakan batu bata," lanjut Shenvi.

Jenazah korban ditemukan di. sebuah lapangan terbuka pada Kamis (10/5/2017) dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

Shenvi menambahkan, ibu korban pernah melaporkan salah seorang tersangka karena memaksa korban menikahi dia.

Baca: Wanita Korban Pemerkosaan di India Gugat Taksi Uber di Pengadilan AS

Namun, tambah Shenvi, saat itu masalah tersebut bida diselesaikan secara musyarawah oleh kedua negara.

Sebenarnya India sudah memberlakukan hukuman berat bagi para pelaku pemerkosaan dan memastikan sidang pengadilan kasus perkosaan akan digelar dengan cepat.

Meski demikian, setiap hari rata-rata 50 kasus perkosaan dilaporkan ke kepolisian hanya di kota New Delhi saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.