Kompas.com - 14/05/2017, 11:22 WIB
EditorErvan Hardoko

BAGHDAD, KOMPAS.com - Seorang pejabat unit kontra-terorisme Irak mengatakan, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi sudah meninggalkan Mosul dan membiarkan pengikutnya mati di kota itu.

Jenderal Maan al-Saadi mengatakan, Baghdadi telah kabur ke lokasi yang belum diketahui dan kemungkinan besar tengah merencanakan sebuah serangan teror baru.

Saadi mengatakan, sebagian besar pasukan ISIS sudah dipukul mundur dari Mosul dan mereka "sudah tak memiliki tempat" lagi di kota itu setelah banyak lokasi dikuasai pasukan Irak.

Pada Maret lalu, Al-Baghdadi sudah mengeluarkan pernyataan yang mengakui kekalahan ISIS di Irak dan menyerukan agar para pendukungnya bersembunyi atau kabur.

Baca: Begini Cara ISIS Bebaskan Abu Bakr al-Baghdadi dari Kota Mosul

Hal tersebut dikabarkan stasiun televisi Irak, Alsumaria mengutip sumber-sumber lokal yang tak mau disebutkan namanya.

Menurut para sumber pemerintah provinsi Nineveh itu, pernyataan Al-Baghdadi itu berjudul pidato perpisahan yang disebark di kalangan ulama dan anggota ISIS.

Hal sama disampaikan pemerintah Amerika Serikat yang menyebut Al-Baghdadi sudah melarikan diri beberapa  saat sebelum pasukan Irak mengepung Mosul.

ISIS sudah kehulabgan sebagian besar wilayah yang direbutnya di Irak dan Suriah tetapi masih berharap  bisa mendirikan kembali sisa-sisa kekalifahan yang dibentuknya itu.

Sejak musim panas 2014, ISIS sudah kehilangan 65 persen wiayah yang direbutnya di wilayah utara Suriah dan Irak.

ISIS kini di ambang kekalahan setelah dua kota besar yang didudukinya Mosul dan Raqqa keungkinan besar sudah tak bisa dipertahankan lagi.

Baca: "Jilat Ludah Sendiri", Gembong ISIS Abu Bakr al-Baghdadi Kabur dari Mosul

Sekitar 15.000 anggota ISIS masih tersisa di Irak dan Suriah, termasuk sekitar 2.500 orang yang mempertahankan Mosul dan kota tetangganya, Tal Afar.

Sementara itu, sejumlah pejabat militer Suriah meyakini, kota Raqqa dipertahankan sedikitnya oleh 4.000 anggota ISIS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.