Kompas.com - 14/05/2017, 08:31 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

"Persahabatan antara orang-orang adalah buatan tangan, itu dibuat setiap hari dengan saling menghormati satu sama lain, berjalan bersama. Menjadi tulus tentang apa yang orang anggap penting," kata Paus.

Sebelum ini, Paus mengecam gagasan untuk menggunakan dinding dan kawat berduri untuk mencegah orang asing masuk ke AS.

Sementara Trump telah mulai memenuhi janjinya untuk membangun tembok sepanjang 3.200 kilometer di perbatasan Meksiko.

Pemerintah AS juga mencoba menutup jalan masuk bagi para pengungsi dan warga negara dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim.

Ini menjadi langkah yang secara langsung bertentangan dengan seruan Paus untuk menyambut dan menerima orang-orang yang terusir dari kampung halamannya. 

Paus juga telah menjadi pendukung kuat dalam upaya memerangi perubahan iklim, namun Trump telah berjanji untuk menarik AS dari Persetujuan COP21 Paris terkait upaya mengurangi emisi gas rumah kaca.

Trump telah mengatakan bahwa dia akan membuat keputusan apakah akan menyetujui kesepakatan tersebut sebelum pertemuan G7 di Taormina, Sisilia akhir bulan ini.

Paus lalu ditanya apakah ada kemungkinan pemimpin AS melunakkan pendiriannya mengenai isu-isu tersebut?

Dia mengatakan, "itu akan menjadi kalkulasi politik yang bukan bagian saya."

Dari sekian banyak perbedaan pandangan yang ada, kedua pemimpin pun memiliki kesamaan pandangan.

Baik Trump maupun Paus sama-sama berupaya mengekang praktik aborsi. 

Presiden AS telah menandatangani undang-undang yang menghapus peraturan tentang perlindungan terhadap pendanaan pembiayaan dari klinik keluarga berencana yang menawarkan aborsi.

Baca: Trump Larang Bantuan Negara untuk LSM Asing Pendukung Aborsi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.