Menlu RI-China Serukan Korut untuk Hormati Resolusi PBB

Kompas.com - 14/05/2017, 07:39 WIB
Menteri Luar Negeri Ri  Retno Marsudi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi, di Diayoutai State Guest House, Beijing, Sabtu (13/5/2017). Dokumentasi Deplu RIMenteri Luar Negeri Ri Retno Marsudi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi, di Diayoutai State Guest House, Beijing, Sabtu (13/5/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

Mereka menyakini perundingan framework CoC dapat selesai pada pertengahan tahun 2017, sesuai dengan komitmen China tahun lalu dan mandat dari Pemimpin ASEAN. 

Retno menyampaikan pentingnya China dan ASEAN mulai mengambil langkah demi
mempercepat proses perundingan pasca disepakatinya framework CoC.

“Selesainya framework CoC menunjukan bahwa ASEAN dan Tiongkok memiliki political will untuk menguragi tensi dan ketegangan di Laut China Selatan,” sebut Retno.

Mengenai kerja sama bilateral, kedua Menlu memfinalisasi rencana aksi implementasi kemitraan strategis komprehensif Indonesia-China.

Rencana aksi tersebut memuat berbagai langkah dan program yang akan dilakukan di berbagai bidang kerja sama.

Mulai dari kerja sama di bidang politik, hukum, dan keamanan; kerja sama maritim; kerja sama perdagangan, investasi dan pariwisata, serta kerja sama people-to-people contact.

“Rencana aksi akan semakin meningkatkan kerja sama konkrit antara kedua negara, seperti dalam mengatasi dan memerangi perdagangan obat terlarang, terorisme, perdagangan orang, IUU fishing, dan kerja sama hukum,” tutur Retno.

Dalam pertemuan ini, Wang Yi pun menjelaskan konsep Belt and Road Initiative China.

Dijelaskan, Belt and Road Initiative adalah suatu initiatif China untuk meningkatkan sinergi visi dan program pembangunan antar negara dan antar kawasan.

Selain itu, Belt and Road Initiative juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar negara dan kawasan.

Dalam kaitan ini, Menlu RI menyampaikan pentingnya Belt and Road Initiative dalam mendukung Indonesia untuk mengimplementasi program pembangunan infrastruktur serta konektivitas nasional.

Selain itu, Belt and Road Initiative juga diharapkan dapat mendukung ASEAN Connectivity Masterplan 2025, berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat ASEAN, serta berkontribusi terhadap perdamaian, keamanan, dan stabilitas global.
 
Baca: Di Washington, Menlu Retno-Wapres AS Bahas Kerja Sama Atasi Terorisme
 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X