Kompas.com - 08/05/2017, 18:12 WIB
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Setelah hampir enam tahun Eropa diluluhlantakkan perang, pada 8 Mei 1945 akhirnya Perang Dunia II di benua itu secara resmi berakhir meski Jepang baru menyerah pada September 1945.

Pada 2 Mei 1945, pertempuran Berlin berakhir ditandai dengan menyerahnya Komandan Pertahanan Berlin, Jenderal Helmuth Weiding kepada Jenderal Vassily Chuikov dari AD Uni Soviet.

Di hari yang sama, Jenderal Kurt von Tipperskirch, komandan Tentara ke-21 Jerman dan Jenderal Hasso von Manteuffel, komandan Pasukan Panser ke-3 menyerah kepada pasukan Sekutu.

Pada 4 Mei 1945, pasukan Jerman di wilayah barat laut Jerman, Denmark, dan Belanda menyerah tanpa syarat kepada Field Marshall Bernard Montgomery dari Inggris.

Di hari yang sama, pasukan Jerman di Bavaria menyerah kepada Jenderal Jacob L Devers dari Tentara ke-6 Amerika Serikat.

Pada 6 Mei 1945, Reichmarshall Herman Goering, tangan kanan Adolf Hitler, menyerah kepada Jenderal Carl Spaatz, komandan AU Amerika Serikat di Eropa, di perbatasan Jerman-Austria.

Pada 7 Mei 1945, Panglima Angkatan Bersenjata Jerman Jenderal Alfred Jodl menandatangani dokumen yang menyatakan Jerman menyerah tanpa syarat dan memerintahkan semua personel militer Jerman menghentikan baku tembak pada pukul 23.01 pada 8 Mei 1945.

Kemudian Field Marshall Wilhelm Keitel beserta sejumlah perwira tinggi Jerman terbang ke Berlin dan menandatangani dokumen yang sama dengan Uni Soviet.

Berita menyerahnya Jerman ini diterima masyarakat do Eropa Barat pada 8 Mei 1945 pagi yang disambut turunnya jutaan warga ke jalanan merayakan berakhirnya penderitaan mereka.

Sementara kabar ini tiba di Moskwa pada 9 Mei 1945, sehingga perayaan berakhirnya perang dunia hingga kini berbeda antara di Eropa Barat dan Rusia.

Selama lima tahun perang yang melibatkan lebih dari 30 negara mengakibatkan setidaknya 24 juta personel militer dan hampir 50 juta warga sipil tewas.

Jumlah korban tewas ini sekitar tiga persen dari populasi dunia saat itu yang berkisar 2,3 miliar jiwa.

Selain itu, jutaan orang menjadi tunawisma, perekonomian Eropa hancur, dan hampir semua infrastruktur industri Eropa luluh lantak.

Perang Dunia II ini kemudian berdampak para tatanan dunia global setelahnya yaitu terbentuknya blok barat dan timur, terpecahnya Jerman, dan berlangsungnya Perang Dingin.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.