Macron atau Le Pen, Keduanya Bisa Bebani Jerman

Kompas.com - 05/05/2017, 18:12 WIB
Kandidat presiden Perancis putaran kedua pada 7 Mei 2017 akan diikuti Marine Le Pen (kiri) dan Emmanuel Macron (kanan).
AFPKandidat presiden Perancis putaran kedua pada 7 Mei 2017 akan diikuti Marine Le Pen (kiri) dan Emmanuel Macron (kanan).
EditorPascal S Bin Saju

BERLIN, KOMPAS.com - Bagi Jerman, pemilu yang menentukan di Perancis akhir pekan ini juga ada efeknya, sebagaimana dilaporkan Deutsche Welle, Jumat (5/5/2017).

Kalau Marine Le Pen menang, ibaratnya bencana bagi Berlin. Namun, Emmanuel Macron juga bisa jadi mitra tak sedap bagi Jerman.

Politik Jerman sudah terpukul akibat Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit) dan terpilihnya Donald Trump jadi Presiden AS.

Bagaimana kalau ultranasionalis Marine Le Pen menang di Perancis akhir pekan ini?

Semua enggan memprediksi. Yang jelas Perancis akan keluar dari zona Euro dan Uni Eropa (UE), dan hubungan Jerman-Perancis yang sudah dibangun sejak lama akan ambruk.

Menurut prediksi, Macron yang berhaluan tengah jelas unggul. Tetapi begitu juga halnya saat Brexit dan pemilu AS, dan ternyata kenyataannya berbeda. Kini Jerman resah.

"Memang itu keputusan rakyat Perancis, dan saya tidak mau ikut campur," demikian Kanselir Jerman Angela Merkel.

Baca: Pilpres Perancis Ricuh setelah Macron dan Le Pen Unggul

Tapi, ia menekankan jelas akan senang jika Macron menang, karena Macron mendukung UE.

Ketika berkunjung ke Universitas Humboldt di Berlin Januari lalu Macron sudah menekankan ia menyokong UE dan ia percaya kepada Jerman.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X