Bak "Juru Kampanye", Obama Muncul di Video untuk Dukung Macron

Kompas.com - 05/05/2017, 12:48 WIB
Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang muncul dalam sebuah rekaman video, untuk memberikan dukungan kepada Calon Presiden Perancis Emmanuel Macron. REPRO BIDIK LAYAR VIA YOUTUBEMantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang muncul dalam sebuah rekaman video, untuk memberikan dukungan kepada Calon Presiden Perancis Emmanuel Macron.
EditorGlori K. Wadrianto

PARIS, KOMPAS.com - Bak menjadi juru kampanye, Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama muncul dalam rekaman video untuk memberikan dukungannya kepada Calon Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Rekaman video itu dirilis oleh tim kampanye Macron, Kamis (4/5/2017).

Obama mendukung Macron dengan alasan, suksesnya Perancis akan sangat berpengaruh ke seluruh dunia.

Obama juga memutuskan untuk memberikan dukungan terbuka ini karena menyadari betapa krusialnya Pilpres Perancis kali ini.

“Saya tidak berencana untuk terlibat di banyak pemilu, namun bagi saya Pilpres Perancis sangatlah penting untuk masa depan Perancis dan juga nilai-nilai yang kita percaya.”

Obama mendukung Macron karena dia mengaku percaya mantan bankir berusia 39 itu mengusung tema harapan, dan bukan menebar ketakutan.

Bukan kali ini saja Obama ikut “mengintervensi” pemilu di negara lain terutama di Eropa.

Sebelumnya, ketika menjabat sebagai Presiden AS, dia secara terbuka memberi dukungan kepada mantan PM Inggris David Cameron.

Cameron dikenal mengkampanyekan agar Inggris tetap bertahan di Uni Eropa.

Sayangnya, referendum Brexit itu berujung kekalahan Cameron yang memaksanya kemudian mengundurkan diri.

Sejauh ini, Macron masih menjadi favorit kuat untuk memenangkan pilpres putaran II yang akan digelar Minggu, 7 Mei mendatang.

Sejumlah jajak pendapat terakhir menunjukkan dia masih unggul sekitar 20 poin dari lawannya Marine Le Pen dengan perbandingan perolehan suara 60 persen melawan 40 persen.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.