Taman Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Thebes, Mesir

Kompas.com - 03/05/2017, 20:01 WIB
Anggota tim arkeologi Mesir menemukan di sebuah makam berusia 3.500 tahun di Draa Abul Nagaa, dekat kota Luxor, Mesir selatan, pada Selasa (18/4/2017) AFPAnggota tim arkeologi Mesir menemukan di sebuah makam berusia 3.500 tahun di Draa Abul Nagaa, dekat kota Luxor, Mesir selatan, pada Selasa (18/4/2017)
EditorPascal S Bin Saju

KAIRO, KOMPAS.com - Arkeolog telah menemukan sisa-sisa model taman berusia 4.000 tahun tak jauh dari sebuah makam di Thebes, ibukota Mesir kuno.

Kementerian Peninggalan Benda Purbakal Mesir mengatakan hal itu pada Rabu (3/5/2017). Penemu taman itu adalah tim arkeolog Spanyol, demikian Agence France-Presse.

Lokasi penemuan model taman zaman purba itu berada di luar pekuburan Draa Abul Nagaa di seberang Sungai Nil,  bagian dari kota modern Luxor, kata kementerian tersebut.

Taman berukuran tiga meter kali dua meter itu terdiri dari plot-plot persegi yang dibagi rata masing-masing sekitar 30 sentimeter (cm).

Baca: Penemuan Penting Terbesar di Luxor, Mumi dan 1.000 Patung Ushabti

Arkeolog menemukan taman itu di halaman terbuka di luar makam dari dinasti Firaun abad 2050 sampai 1800 sebelum Masehi atau dinasti ke-11 hingga ke-14.

Taman "mungkin memiliki makna simbolis dan memiliki peran dalam upacara penguburan," kata kementerian tersebut mengutip pimpin tim arkeologi Spanyol, Jose Galan.

"Seperti yang belum pernah ditemukan di Thebes kuno."

Kepala Benda Purbakala Mesir Kuno, Mahmoud Afifi, mengatakan, plot (bidang tanah) persegi berukuran kecil itu tampaknya memiliki spesies tanaman dan bunga yang berbeda-beda.

"Di tengah ada dua tempat yang ditinggikan untuk sebuah pohon kecil atau rerumputan," kementerian tersebut mengutip Galan.

Baca: Kota Kuno Berusia 7.000 Tahun Ditemukan di Mesir

"Pada salah satu sudut, akar dan batang pohon kecil berumur 4.000 tahun telah diawetkan dengan tinggi sekitar 30 cm.

"Di sampingnya, terdapat mangkuk berisi kurma dan buah-buahan lainnya, yang tampaknya disajikan sebagai persembahan."

Pada Mesir kuno, orang-orang yang meninggal secara tradisional dikelilingi oleh barang-barang milik pribadi semasa hidup mereka, sehingga mereka dapat terus menikmatinya di alam baka.

Pekuburan Draa Abul Naga terletak di dekat Lembah Raja-raja yang terkenal, di mana banyak Firaun, termasuk Tutankhamun, dimakamkan.

Baca: Dua Patung Firaun Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Kairo Timur

Di Draa Abul Naga itu juga bulan lalu, arkeolog Mesir menemukan beberapa mumi, sarkofagus kayu berwarna-warni, dan lebih dari 1.000 patung yang terkubur di makam berusia 3.500 tahun di kota Luxor.

Menurut Kementerian Purbakala Mesir, Selasa (18/4/2017), penemuan tersebut merupakan yang terbesar dan terpenting dalam kegiatan penggalian yang dilakukan selama ini.

Makam berada di Draa Abul Nagaa, tepi barat Sungai Nil, yang merupakan lembah makam para raja Mesir, tak jauh dari kota Luxor.

Para arkeolog mengatakan, makam tersebut diduga dibangun antara 1.500 dan 1.000 tahun sebelum Masehi.

Baca: Firaun Mesir “Dibangkitkan” dari Dalam Lumpur, Bagaimana Kisahnya?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X