“Jaringan Ahok-Djarot Internasional” Terus Berkarya untuk Indonesia

Kompas.com - 02/05/2017, 08:48 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Baca: WNI Diaspora di Los Angeles Deklarasikan Dukung Ahok-Djarot

Ternyata gagasan itu menyebar keseluruh WNI diaspora di luar negeri  seperti di Eropa, Australia, Asia, dan Amerika Serikat.

Erwina Hawadi-Anderson untuk Kompas.com Suasana pada acara Panggung Masyarakat Indonesia di West Covina, California, AS, pada Sabtu (29/4/2017) malam.
“Mereka ( WNI diaspora) mempunyai ide yang sama, keinginan yang sama, dan mimpi yang sama yaitu ingin mempunyai ibu kota Jakarta yang indah, bersih, aman, nyaman dengan pimpinan yang bersih dari korupsi, tegas namun dekat pada rakyatnya,” kata Erwina.

Kegaduhan, kekacauan Pilkada DKI dan kekalahan Ahok-Djarot kemarin ini telah membuka mata hati para anggota “Jaringan Ahok-Djarot International” dan kelompok BaDja di luar negeri untuk tetap bersatu bukan saja untuk Ahok-Djarot sendiri, namun juga untuk kepentingan kekuatan dan NKRI.

Baca: Gerakan Dukung Ahok di AS Meluas, dari Washington DC ke Southern California

Jaringan akan terus berkarya untuk mempromosikan dan merawat nilai-nilai keindonesiaan yang toleran, bersatu, Bhineka Tunggal Ika, rukun, tenggang rasa, konstitusional, dan Pancasilais.

WNI diaspora akan melawan radikalisme dan ekstremisme. 

Cathy Paat yang berdomisili di London, Inggris, demikian dilaporkan Erwina, ikut merasakan keprihatinanya dengan keadaan di Indonesia, khususnya Jakarta sekarang ini.

Dengan adanya acara “Panggung Masyarakat Indonesia”, WNI diaspora berharap, itu akan berdampak positif. 

“Semuanya dapat berkumpul kembali, tersenyum kembali, dan bersuka cita bersama-sama kembali seperti sediakala sebelum acara Pilgub DKI Jakarta,” kata Yanti Walker yang diamini oleh rekan-rekannya seperti Jeffry Sangari, Johnny Go, Teddy Muaja, David Ten, Nicky Mulia, Johneldy Wantania, Julis Simbolon, dan Kiki.

Baca: Malam "Bhineka Tunggal Ika” di Los Angeles Dukung Ahok-Djarot, Dimeriahkan Sarah Azhari

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X