Usaha Keras Le Pen demi "Rebut Hati" Pemilih Konservatif Perancis

Kompas.com - 28/04/2017, 12:24 WIB
Calon Presiden Perancis Marine Le Pen Photo ReutersCalon Presiden Perancis Marine Le Pen
EditorGlori K. Wadrianto

NICE, KOMPAS.com - Calon Presiden Perancis dari Partai Front National, Marine Le Pen membujuk pemilih untuk tidak takut memilihnya.

Bujukan itu disampaikan Le Pen saat menggelar kampanye akbar di Nice, kota di bagian selatan Perancis.

Le Pen yang berideologi kanan-jauh dengan retorika anti imigrasi, anti Islam dan anti Uni Eropa, berusaha meyakinkan pemilih bahwa kepresidenannya tidak akan berujung pada kekacauan.

Penjelasan itu perlu disampaikannya untuk menyanggah serangan pesaing utamanya dalam putaran II pada 7 Mei mendatang, Emmanuel Macron.

“Jangan takut, anda semua punya kebebasan, kebebasan untuk berbicara dan mengutarakan pendapat,” ucap Le Pen, Kamis (28/4/2017) seperti dikutip laman Politico.

Berkampanye di Nice, politisi berusia 48 itu gencar berupaya memenangi hati pemilih dari kubu konservatif yang capresnya Francois Fillon tersisih di putaran I.

Le Pen yang saat ini tertinggal jauh dalam survei tahu benar dia memerlukan dukungan pemilih konservatif, jika ingin memenangi pilpres.

Baca: Macron Unggul dalam Survei Pilpres Perancis, Akankah Le Pen Mengejar?

Fillon telah menyatakan dukungannya untuk Macron. Survei pun menunjukan sepertiga pemilih Fillon akan mengalihkan suara ke Macron.

Le Pen menitikberatkan kampanyenya di Nice, dengan tema imigrasi dan keamanan nasional, dua topik favorit pemilih konservatif.

Le Pen kembali menekankan janji untuk mengusir imigran ilegal dari tanah Perancis, menendang keluar para radikal Islam, dan membatasi jumlah imigran yang masuk.

“Macron akan membuat Perancis tidak berdaya menghadapi tsunami imigran, ini adalah keputusan Anda sebagai pemilih untuk memutuskan, hentikan atau lanjutkan!” tutur Le Pen.

Le Pen selama ini memang terkenal dengan retorika kampanye yang berapi-api.

Baca: Demi Menangi Pilpres, Le Pen Mundur dari Kursi Presiden Partai



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X