Merkel: Inggris Jangan Berkhayal bahwa Brexit Akan Mudah

Kompas.com - 27/04/2017, 22:19 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel. ReutersKanselir Jerman Angela Merkel.
EditorPascal S Bin Saju

BERLIN, KOMPAS.com - Kanselir Jerman Angela Merkel, Kamis (27/4/2017), berusaha memudarkan harapan Inggris, bahwa keluarnya negara itu dari Uni Eropa (UE), yang disebut Brexit, hanya akan berdampak terbatas bagi hubungan kedua pihak, hak-hak, dan keistimewaan dimiliki Inggris.

Merkel berbicara kepada para legislator Jerman menjelang sebuah konferensi tingkat tinggi akhir pekan ini di Brussel untuk membahas Brexit.

Kerika itu Merkel mendapat sambutan tepuk tangan sewaktu mengatakan bahwa ia merasa sebagian orang di Inggris masih berkhayal, dan Brexit membuang-buang waktu.

Baca: Efek Domino Brexit, Semua Bisa Repot

Meskipun Eropa masih menganggap Inggris sebagai mitra dekat, Merkel menyatakan begitu negara itu meninggalkan UE, Inggris takkan lagi menjadi bagian blok tersebut.

Oleh karena itu pula, Inggris tidak dapat dan tidak akan memiliki hak-hak yang sama atau berada dalam posisi yang lebih baik ketimbang anggota UE.

"Seluruh anggota, 27 negara UE dan institusi-institusi Eropa sependapat mengenai hal tersebut," lanjut Merkel yang juga disambut tepuk tangan.

Baca: Hasil Penelitan: 2,3 Juta Warga Inggris Menyesal Telah Memilih “Brexit“

Ada waktu dua tahun bagi Inggris untuk menuntaskan urusannya meninggalkan UE yang beranggotakan 28 negara, tetapi sekarang ini negara itu masih disibukkan oleh pemilu akan berlangsung awal Juni.

Merkel menyatakan isu-isu serius seperti perlakuan terhadap warga negara yang tinggal di negara lainnya, tagihan biaya yang masih harus dibayar Inggris dan isu-isu perbatasan di Irlandia perlu ditangani sebelum hubungan pada masa mendatang dapat didiskusikan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X