Kompas.com - 27/04/2017, 18:20 WIB
Ditahan. shutterstockDitahan.
EditorErvan Hardoko

BERLIN, KOMPAS.com - Seorang prajurit Jerman yang menyamar sebagai pengungsi Suriah ditahan setelah diduga akan melakukan serangan berlatar kebencian rasial.

Jaksa penuntut, Kamis (27/4/2017), mengatakan, tersangka berusia 28 tahun yang tak disebutkan identitasnya itu diduga memiliki "latar belakang xenofobia".

Sementara harian Die Welt mengabarkan, tersangka kemungkinan berencana agar warga asing yang nantinya dituding sebagai pelaku serangan.

Aparat keamanan menangkap tersangka di kota Hammelburg, wilayah selatan Jerman pada Rabu (26/4/2017).

Tersangka yang berpangkat letnan yang biasa bertugas di sbeuah pangkalan militer Jerman-Perancis di dekat kota Strasbourg.

Sang letnan sempat ditahan kepolisian Austria pada 3 Februari lalu di bandara Vienna saat dia akan mengambil sebuah pistol berisi peluru tanpa registrasi yang disimpan di salah satu toilet bandara.

Baca: Jam Kerja Lebihi Batas, Latihan Tentara Jerman Dihentikan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Insiden itu memicu investigasi yang mengungkap kejutan yang lebih besar bahwa pada Desember 2015 sang letnan menciptakan identitas palsu sebagai seorang pengungsi Suriah.

Dia sudah mendaftarkan diri ke sebuah penampungan pengungsi di negara bagian Hesse, wilayah tengah Jerman dan kemudian memohon suaka politik di negara bagian Bavaria.

Harian Die Welt mengabarkan, permohonan suaka itu dikabulkan pemerintah Bavaria, meski faktanya pria itu sama sekali tak bisa berbahasa Arab.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.