Israel Serang Gudang Senjata Hezbollah di Damaskus

Kompas.com - 27/04/2017, 17:07 WIB
Helikopter Israel menembakkan dua misil terhadap kendaraan Hezbollah di Suriah, menewaskan 7 orang ReutersHelikopter Israel menembakkan dua misil terhadap kendaraan Hezbollah di Suriah, menewaskan 7 orang
EditorPascal S Bin Saju

BEIRUT, KOMPAS.com – Oposisi Suriah dan sumber intelijen mengabarkan bahwa Israel, Kamis (27/4/2017), menyerang gudang senjata kelompok Hezbollah Lebanon yang didukung Iran di dekat Bandara Internasional Damaskus, ibu kota Suriah.

Pangkalan Hezbollah yang disasar dalam serangan Israel itu diduga menyimpan senjata yang dikirim Iran secara teratur dengan menggunakan pesawat kargo dan militer, seperti dilaporkan Reuters.

Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang dalam perang saudara enam tahun didukung oleh Rusia, Iran, dan Hezbollah, bersumpah akan memusuhi Israel.

Menteri Intelijen Israel, Israel Katz, yang berbicara dari Washington DC, tempat dia bertemu dengan pejabat Amerika Serikat (AS), kepada radio Angkatan Darat Israel mengatakan "Saya bisa memastikan bahwa kejadian di Suriah sepenuhnya sesuai kebijakan Israel.”

Kebijakan itu adalah untuk mencegah penyelundupan senjata lebih lanjut dari Iran melalui Suriah kepada Hezbollah. “Tentu, saya tidak ingin menguraikan tentang hal ini," katanya.

 "Setiap kali kita menerima laporan intelijen, yang menandakan adanya niat untuk pengiriman senjata kepada Hezbollah, kami pasti akan bertindak," tambahnya.

Juru bicara militer Israel tidak mau berkomentar atas insiden serangan ke pangkalan Hezbollah di dekat Bandara Damaskus itu.

Dua sumber oposisi yang beroperasi di Damaskus mengutip pemantau mereka di pinggiran timur Damaskus  mengatakan, lima serangan telah menghantam pusat suplai senjata yang digunakan Hezbollah.

Televisi al-Manar Lebanon, yang terhubung dengan Hezbollah, mengatakan, pertanda awal serangan tersebut terjadi pada gudang dan tangki bahan bakar yang hanya menyebabkan kerusakan material dan tidak ada korban jiwa.

Sumber intelijen di sana mengatakan, pusat suplai senjata yang diserang menampung sejumlah besar senjata yang dikirim melalui udara oleh Iran, sekutu terkemuka Assad di Timur Tengah.

Sumber tersebut mengatakan, senjata-senjata itu banyak dipasok untuk sebuah kesatuan tempur yang didukung Iran dan pasukan yang dipimpin Hezbollah.

Mereka memiliki ribuan petempur yang terlibat dalam beberapa barisan kuat melawan oposisi Suriah.

Organisasi Pemantau HAM Suriah (SOHR) dan media pro-Damaskus, Kamis ini, melaporkan tentang ledakan besar di dekat bandara dan pemukiman di pusat Damaskus. Belum diketahui seperti apa dampaknya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X