Kompas.com - 27/04/2017, 07:28 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

Disebutkan, kapal itu akan bergabung dengan kapal induk bekas buatan Rusia yang dibeli dari Ukraina.

Dengan demikian, China akan memiliki dua kapal induk di tengah ketegangan yang kian meningkat di Semenanjung Korea.

Simak berita selengkapnya dalam tautan pada berita berjudul: China Meluncurkan Kapal Induk Pertama Buatan Dalam Negeri

Berita ketiga yang juga mendapat perhatian besar adalah mengenai seruan lembaga pemantau hak asasi manusia internasional, Amnesty International kepada para Kepala Negara ASEAN.

Lembaga itu meminta agar para pemimpin negara-negara di Asia Tenggara bersatu untuk menentang Presiden Filipina Rodrigo Duterte, terkait kebijakan perang terhadap narkoba.

Apa yang menjadi dasar imbauan Amnesty Internasional? Kapan sikap itu bisa disampaikan kepada Duterte?

Ikuti berita selengkapnya dalam tautan berita berjudul: Kepala Negara ASEAN Diminta Bersatu Lawan Duterte

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.