Kompas.com - 25/04/2017, 18:27 WIB
Kelompok militer ISIS telah berusaha untuk menghalau hewan-hewan tersebut ke dekat Kirkuk saat babi hutan itu tiba-tiba mengamuk (Foto: ilustrasi) Peter Jolly/The IndependentKelompok militer ISIS telah berusaha untuk menghalau hewan-hewan tersebut ke dekat Kirkuk saat babi hutan itu tiba-tiba mengamuk (Foto: ilustrasi)
EditorPascal S Bin Saju

BAGHDAD, KOMPAS.com - Tiga militan, atau tepatnya teroris, Negara Islam Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) tewas diterkam babi hutan di areal pertanian yang dikendalikan kelompok tersebut di Irak.

Menurut laporan Iraqi News, militan ISIS telah berusaha untuk menghalau binatang buas itu ke dekat Kirkuk di wilayah al-Rashad ketika babi hutan tersebut tiba-tiba "mengamuk".

Sebuah sumber, demikian media Irak itu, mengklaim bahwa anggota ISIS lainnya telah melakukan "balas dendam terhadap babi hutan” tersebut setelah terjadi serangan fatal yang menewaskan tiga pejuang ISIS.

Harian The Independent, Selasa (25/4/2017), mengutip media Irak itu, menyebutkan, tidak begitu jelas bagaimana pejuang ISIS itu tewas diserang babi hutan.

Juga tidak dijelaskan dengan rinci bagaimana cara pejuang ISIS lainnya melakukan "balas dendam" terhadap babi hutan.

Sedangkan Alsumaria News mengutip sebuah sumber, mengatakan, "teroris Daesh (ISIS) membalas dendam pada babi yang menyerang lahan pertanian," namun tidak mengklarifikasi bagaimana persisnya tindakan balas dendam itu.

Kelompok ISIS telah mengusasi daerah sekitar Kirkuk sejak tahun 2014, dan beberapa ribu warga sipil kabarnya telah melarikan diri dari wilayah tersebut.

Insiden tiga pejuang ISIS diserang babi hutan itu terjadi enam bulan setelah pasukan Irak melancarkan upaya untuk merebut kembali kota Mosul, yang dianggap sebagai benteng terakhir kelompok teror paling bengis itu.

Namun, ada kekhawatiran bahwa serangan tersebut dapat mendorong militan untuk berkumpul kembali di tempat lain.

Salah satu hal yang dikhawatirkan adalah bahwa Kirkuk bisa menjadi benteng pertahanan berikutnya setelah Mosul.

Pasukan lokal di wilayah Kirkuk telah berulang kali meminta pemerintah untuk membebaskan daerah mereka dari ISIS, namun sumber daya aparat keamanan Irak telah tersedot ke Mosul.

Militan ISIS juga dituduh mengeksekusi warga sipil di wilayah Kirkuk yang mencoba melarikan diri ke kamp-kamp pengungsi yang dinilai aman dari ancaman kelompok garis keras itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X