Kompas.com - 20/04/2017, 09:22 WIB
EditorPascal S Bin Saju

ANKARA, KOMPAS.com – Komisi Pemilu Turki, Rabu (19/4/2017), menolak petisi pihak oposisi yang menuntut pembatalan hasil referendum pada Minggu (16/4/2017) karena terjadi kecurangan.

Komisi Tinggi Pemilu Turki mengumumkan dalam pernyataan tertulis keputusannya untuk menolak tiga permohonan pihak oposisi setelah dilakukan pemungutan suara yang hasilnya 10 menolak dan satu setuju.

Mehmet Hadimi Yakupoglu, wakil partai oposisi utama, Partai Rakyat Republik, mengatakan, mereka akan menyerahkan keputusan itu ke Mahkamah Konstitusi dan kemudian ke Mahkamah HAM Eropa, kalau perlu.

Sebelum pengumuman itu, PM Binali Yildirim mengatakan, pihak oposisi berhak mengajukan keberatan, tetapi ia memperingatkan bahwa menyerukan protes di jalan tidak dapat diterima.

Baca juga: Referendum Turki Dimenangkan Erdogan, Oposisi Berniat Protes

Partai-partai oposisi mengeluhkan serangkaian penyimpangan, terutama keputusan KPU untuk menerima kartu suara tanpa cap resmi, sebagaimana diwajibkan UU negara itu.

Namun komisi menerbitkan putusan-putusan masa lalu mengenai validitas kartu suara yang tidak dibubuhi cap resmi.

Ribuan orang turun ke jalan di Istanbul dan Ankara sejak referendum dilakukan Minggu (16/4/2017), yang mengawali transformasi sistem pemerintahan Turki dari parlementer ke presidensial.

Hasil tidak resmi menunjukkan kemenangan tipis pendukung langkah Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang memperoleh 51,4 persen suara.

Baca juga: Tuduhan Kecurangan dalam Referendum Turki Terus Berlanjut

Asosiasi Pengacara Istanbul mengajukan gugatan pidana terhadap ketua komisi pemilu Sadi Guven yang dituduhnya “melakukan pelanggaran” dan “mengubah hasil pemilu.”

Seorang jaksa sekarang akan mempertimbangkan apakah akan mengajukan dakwaan terhadap Guven.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.