Trump dan Abbas Ingin Teguhkan Komitmen soal Israel-Palestina

Kompas.com - 20/04/2017, 06:43 WIB
Pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas, akan menemui Presiden AS, Donald Trump, di Washington DC, AS, pada 3 Mei 2017.
Associated PressPemimpin Palestina, Mahmoud Abbas, akan menemui Presiden AS, Donald Trump, di Washington DC, AS, pada 3 Mei 2017.
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akan menerima pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas, di Gedung Putih pada 3 Mei mendatang.

Abbas berencana akan melakukan kunjungan resminya ke AS, saat itu.

"Kedua pemimpin akan menggunakan kesempatan ini untuk meneguhkan kembali komitmen mencari solusi atas konflik Israel-Palestina," kata juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer, Rabu (19/04).

Spicer juga mengatakan, kerangka besar pertemuan Trump-Abbas adalah upaya menghidupkan kembali proses perdamaian Timur Tengah.


Baca juga: Bicara di Telepon, Trump Undang Mahmoud Abbas ke Gedung Putih

Bagi Trump, ini akan menjadi pertemuannya pertama dengan Mahmoud Abbas, setelah sebelumnya dijalin kontak antara pejabat-pejabat senior AS dan Abbas.

Pembicaraan damai Israel-Palestina sering menemui jalan buntu meski ada upaya intervensi dari Washington, yang terakhir kali dilakukan oleh mantan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry.

Namun Abbas belum lama ini mengatakan Presiden Trump “serius memikirkan solusi atas masalah yang dihadapi Palestina.”

Hal ini ia sampaikan usai bertemu kepala CIA, Mike Pompeo, dan wakil khusus Presiden Trump, Jason Greenblatt, di Ramallah, Tepi Barat.

Baca juga: Presiden Palestina Minta Trump Tak Pindahkan Kedubes AS ke Jerusalem

Trump sudah menerima PM Israel, Benjamin Netanyahu. Usai pertemuan, Trump mengisyaratkan AS tak lagi berkomitmen mendukung solusi dua negara, yang dianggap sebagai “berakhirnya komitmen Washington atas solusi dua negara.”

Tapi Trump juga memperingatkan Israel untuk “menahan diri dalam proyek pembangunan permukiman” di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Pekan lalu Presiden Trump menggelar pertemuan dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi, dan Raja Abdullah dari Jordania.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X