3 Politisi Senior India Akan Diadili Terkait Kasus Penghancuran Masjid

Kompas.com - 19/04/2017, 15:39 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Tiga politisi senior Partai Bharatiya Janata (BJP), termasuk seorang menteri terancam diadili terkait penghancuran sebuah masjid 25 tahun lalu.

Mahkamah Agung India, Rabu (19/4/2017), mengatakan, ketiga politisi itu dituduh mendorong kaum fanatik Hindu untuk menghancurkan masjid Babri yang dibangun pada abad ke-16 pada 1992.

Penghancuran masjid itu memicu salah satu kerusuhan agama paling mematikan di India yang mengakibatkan ribuan orang tewas.

Mahkamah Agung India mengatakan, menteri Uma Bharti, mantan wakil perdana menteri LK Advani, dan MM Joshi bisa dijerat dakwaan konspirasi.

Keputusan ini diambil setelah pengadilan yang lebih rendah membatalkan dakwaan yang diajukan Biro Pusat  Investigasi (CBI).

Pembatalan dakwaan ini kemudian memicu serangkaian upaya hukum yang berlangsung sangat lama.

Sebagian umat Hindu India meyakini masjid Babri dibangun setelah penghancuran sebuah kuil yang dipercayai sebaga tempat kelahiran Dewa Rama.

Sejumlah politisi BJP, yang belum lama ini memenangkan pemilu di negara bagian Uttar Pradesh, ingin membangun kuil baru di atas puing-puing masjid Babri.

Rencana itu mengkhawatirkan umat minoritas Muslim di negara bagian Uttar Pradesh.

Media massa India mengatakan, dakwaan ini akan merusak peluang  LK Advani (89) untuk menjadi presiden baru India yang akan kosong pada akhir tahun ini.

Advani hadir di hari penghancuran masjid yang memicu kerusuhan di seluruh India dan menewaskan ribuan orang.

Namun, dalam sebuah wawancara dengan BBC, Advani mengatakan insiden tersebut menyakiti dirinya dan seharusnya penghancuran itu tak seharusnya tak terjadi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.