Kompas.com - 19/04/2017, 13:58 WIB
EditorPascal S Bin Saju

KAIRO, KOMPAS.com -  Orang-orang bersenjata menyerang pasukan keamanan di dekat biara Santa Katharina di Sinai, Mesir selatan, Selasa (18/4/2017). Akibatnya, seorang polisi tewan dan empat orang lain terluka.

Berita itu disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Mesir, sebagaimana dilaporkan kantor berita Reuters.

Peristiwa itu pun terjadi hanya seminggu setelah dua aksi bom bunuh diri di gereja Kristen Koptik di Alexandria dan Tanta, yang menewaskan seluruhnya 45 orang.

Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan di pos pemeriksaan, 800 meter dari gerbang masuk biara, salah satu situs Kristen paling penting di dunia.

Baca juga: Bom Meledak di Tengah Ibadah Minggu Palma, 21 Jemaat Gereja Tewas di Tanta

ISIS juga sebelumnya telah menyampaikan klaimnya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan di gereja Koptik di Alexandria dan Tanta.

Bom terbaru yang meledak dekat biara di Mesir itu terjadi 10 hari sebelum Pemimpn Tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, akan melawati Mesir.

Serangkaian peristiwa itu menjerumuskan Mesir ke dalam suasana berkabung dan menandai salah satu hari paling berdarah bagi minoritas Kristen di negara itu, dalam beberapa dasa warsa terakhir.

Biara Sta Katharina, yang didirikan pada abad ke-6 dan terletak di kaki Gunung Sinai, adalah salah satu biara Kristen tertua di dunia dan merupakan situs warisan dunia UNESCO. Biara ini merupakan bagian dari gereja Ortodoks Timur.

Baca juga: 2 Ledakan Bom Saat Ibadah Minggu Palma di Mesir Renggut 44 Nyawa

Komunitas minoritas Kristen Mesir, yang menempati 10 persen dari total populasi 92 juta jiwa. Mereka seraing menjadi sasaran serangan kelompok militan ISIS dari sayap Sinai.
Setidaknya sudah ada tiga serangan ke gereja dalam empat bulan terakhir.

Puluhan keluarga dan mahasiswa Kristen melarikan diri dari provinsi Sinai utara pada Februari 2017 setelah terjadi serentetan aksi pembunuhan yang menargetkan mereka.

Baca juga: Kelompok Teroris Ini Mengaku Ledakkan Bom di 2 Gereja di Mesir

Serangan ke biara Santa Katarina menjadi tantangan terbaru bagi Presiden Abdel Fattah el-Sisi, yang telah berjanji untuk melindungi kelompok agama minoritas sebagai bagian dari kampanye melawan ekstremisme.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.