Dua Terduga Teroris Dibekuk Jelang Pilpres Perancis

Kompas.com - 18/04/2017, 21:30 WIB
Empat politisi yang akan bersaing dalam pemilihan presiden Perancis 2017, searah jarum jam, Francois Fillon, Emmanuel Macron, Benoit Hamon, dan Marine Le Pen. TelegraphEmpat politisi yang akan bersaing dalam pemilihan presiden Perancis 2017, searah jarum jam, Francois Fillon, Emmanuel Macron, Benoit Hamon, dan Marine Le Pen.
EditorGlori K. Wadrianto

PARIS, KOMPAS.com - Kepolisian Perancis membekuk dua orang yang diduga merencanakan serangan teror menjelang hari pemungutan suara pemilihan presiden Perancis yang bakal digelar Minggu (23/4/2017).

Seperti dilansir Reuters, Selasa (18/4/2017), dua orang tersebut diciduk di Marseille, kota pelabuhan di bagian selatan Perancis.

Kedua tersangka disebut merencanakan serangan yang berbahaya.

Menteri Dalam Negeri Perancis Matthias Fekl menuturkan, keduanya adalah warga Negara Perancis berusia 24 dan 30 tahun. 

Mereka telah teradikalisasi dan merencanakan aksinya dalam hitungan beberapa hari ke depan.

Fekl tidak merinci lebih jauh apakah bentuk serangan teror yang direncanakan dan apakah menyasar salah satu capres yang sedang bertarung.

Baca: Pilpres Perancis Makin Diwarnai Ketidakpastian, Melenchon Penyebabnya

Adapun, calon unggulan dari Partai Front National Marine Le Pen dijadwalkan akan berkampanye di Marseille, Minggu ini.

Menteri Fekl mengatakan, lebih dari 50,000 polisi dan tentara telah dikerahkan untuk memastikan keamanan pilpres yang didominasi oleh isu keamanan nasional ini.

Sejak serangan maut teror Paris bulan November 2015, Perancis masih berada dalam status keadaan darurat.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X