Hari Ini dalam Sejarah: Presiden AS Abraham Lincoln Ditembak

Kompas.com - 14/04/2017, 10:00 WIB
Lukisan The Last Hours of Abraham Lincoln karya seniman Alonzo Chappel (1828–1887) ini menggambarkan saat-saat terakhir Presiden Abraham Lincoln usai ditembak John Wilkes Booth pada 14 April 1865. WikipediaLukisan The Last Hours of Abraham Lincoln karya seniman Alonzo Chappel (1828–1887) ini menggambarkan saat-saat terakhir Presiden Abraham Lincoln usai ditembak John Wilkes Booth pada 14 April 1865.
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Hari ini, 14 April 1865 menjadi salah satu catatan hitam dalam sejarah Amerika Serikat.

Sebab, di hari inilah salah satu presiden negeri itu yang paling ternama Abraham Lincoln ditembak.

John Wilkes Booth, aktor dan pendukung Konfederasi, menembak Presiden Lincoln di Ford's Theater, Washington DC.

Penembakan itu terjadi hanya berselang lima hari setelah Jendera Konfederasi Robert E Lee dan pasukannya menyerah di Gedung Pengadilan Appomatox, Virginia.

Menyerahkan Jenderal Lee itu sekaligus mengakhiri perang saudara Amerika yang berlangsung selama empat tahun.

John Wilkes Booth, dilahirkan di Maryland pada 1838. Meski mendukung Konfederasi tetapi tetap tinggal di wilayah utara AS selama perang.

Awalnya dia berencana menculik Presiden Lincoln dan membawanya ke Richmond, ibu kota Konfederasi.

Namun, pada 20 Maret 1865, waktu yang dia rencanakan untuk melakukan penculikan, Presiden Lincoln batal hadir di lokasi tempat Booth dan enam kawannya menanti.

Dua pekan setelah rencana penculikan yang gagal itu, Richmond direbut pasukan Union atau pasukan federal AS.

Pada April, di saat kehancuran Konfederasi tinggal menunggu waktu saja, Booth membuat rencana nekat untuk menyelamatkan Konfederasi.

Halaman:
Baca tentang


Sumber History
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X