Kompas.com - 13/04/2017, 09:51 WIB
Aparat keamanan memeriksa lokasi ledakan bom di barisan depan kursi jemaat di Gereja Koptik Mar Girgis, di Tanta, Mesir, Minggu (9/4/2017). EPA/KHALED ELFIQIAparat keamanan memeriksa lokasi ledakan bom di barisan depan kursi jemaat di Gereja Koptik Mar Girgis, di Tanta, Mesir, Minggu (9/4/2017).
EditorErvan Hardoko

KAIRO, KOMPAS.com - Kementerian dalam negeri Mesir akhirnya mengungkap identitas pelaku pengeboman gereja St Markus di Alexandria pada Minggu (9/4/2017).

Dalam pernyataan resmi pada Rabu (12/4/2017), kementerian dalam negeri menyebut pelaku adalah Mohamed Hassan Mubarak Abdullah (31), warga provinsi Suez.

Abdullah meledakkan diri di Gereja St Markus yang secara tradisional merupakan tempat Paus Koptik bertahta. Dalam tragedi itu setidaknya 17 orang yang sedang mengikuti misa Minggu Palem, tewas.

Kemendagri Mesir menambahkan, Abdullah diketahui sebagai warga provinsi Mesir dan bekerja di sebuah perusahaan minyak.

Kemendagri kemudian mengunggah sebuah foto yang disebut sebagai Abdullah di laman Facebooknya. Foto itu disandingkan dengan gambar hasil rekaman CCTV di luar gereja.

Pemerintah menyebut Abdullah memiliki kaitan dengan sel-sel ISIS yang mendalangi pengemboman di katedral Koptik terbesar di Kairo pada Desember lalu.

Sementara itu, aparat keamanan masih berupaya mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri di gereja Koptik kota Tanta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah menambahkan, pada Senin (10/4/2017), aparat keamanan berhasil menewaskan tujuh anggota kelompok militan yang sedang merencanakan serangan terhadap umat minoritas.

Pernyataan pemerintah menyebutkan 19 tersangka lainnya yang tergabung dalam sel-sel kelompok militan yang sama.

Pemerintah menawarkan 100.000 poundsterling Mesir atau sekitar Rp 83 juta bagi siapa saja yang memberikan informasi tentang para anggota militan itu.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.