Kompas.com - 12/04/2017, 20:47 WIB
Kapal induk USS Carl Vinson bersama sejumlah kapal perang menuju ke perairan Korea. AFPKapal induk USS Carl Vinson bersama sejumlah kapal perang menuju ke perairan Korea.
EditorPascal S Bin Saju

SOUL, KOMPAS.com - Kapal perusak Angkatan Laut Jepang akan bergabung dengan kapal induk AS, USS Carl Vinson akan bertemu untuk menggelar latihan bersama di perairan dekat Korea Utara.

Latihan perang mungkin bakal menyulut kemarahan Pyongyang yang berencana akan  kembali melakukan uji rudal dan nuklir dalam waktu dekat, demikian The Guardian, Rabu (12/4/2017).

Saat ini, Jepang sedang bersiap untuk mengirim beberapa kapal perangnya untuk bergabung dengan USS Carl Vinson yang sedang berlayar menuju Semenanjung Korea.

The Guardian, Rabu (12/4/2017), mengutip dua sumber yang mengatakan beberapa kapal perusak AL Jepang  segera masuk ke Laut China Timur untuk bergabung dengan kapal induk USS Carl Vinson.

Pergerakan terbaru itu terjadi saat Presiden China Xi Jinping menelpon Presiden AS yang mengharapkan agar ketengangan terjaga di kawasan.

China “berkomitmen pada tujuan denuklirisasi di Semenanjung Korea, menjaga perdamaian dan stabilitas di semenanjung, dan dukungan untuk menyelesaikan masalah dengan cara damai,” kata Xi Jinping, menurut saluran resmi China, CCTV.

Seruan itu muncul setelah serangkaian kicauan Trump di Twitter yang mengharapkan China untuk lebih aktif menekan Korut agar meninggalkan program nuklirnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam beberapa kicauannya, Trump menawarkan hubungan perdagangan dengan China dan kemajuan masa depan kawasan dengan menghentikan program nuklir rezim.

Dalam kicauan lainnya, Trump mengatakan ia telah menyampaikan kepada Xi tentang kesepakatan perdagangan antara kedua negara.

Hubungan akan “jauh lebih baik bagi keduanya jika mereka memecahkan masalah Korut,” demikian Trump dalam kicauannya.

Kapal induk AS pun telah ditarik dari rencananya semula menuju Australia dan berlayar utara dari Singapura menuju Semenanjung Korea karena Pyongyang berencana meluncurkan rudal kembali.

Pengamat masalah Korut  yakin bahwa rezim Pyongyang bisa melakukan tes rudal pada saat ulang tahun ke-105 kelahiran pendiri negara, Kim Il-sung, Sabtu (15/4/2017) pekan ini.

Namun, tes rudal balistik Korut mungkin juga akan dilakukan pada peringatan 85 tahun kelahiran Tentara Rakyat Korea pada 25 April.

China adalah satu-satunya sekutu diplomatik kunci Utara dan mitra dagang terbesarnya, memberikan garis hidup untuk negara komunis.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.