Kompas.com - 10/04/2017, 16:00 WIB
Korut menembakkan empat rudal balistik ke Laut Timru atau Laut Jepang. Tiga rudal jatuh di Laut Timur atau Laut Jepang, Senin (6/3/2017). Foto ini adalah foto dokumentasi.
EPAKorut menembakkan empat rudal balistik ke Laut Timru atau Laut Jepang. Tiga rudal jatuh di Laut Timur atau Laut Jepang, Senin (6/3/2017). Foto ini adalah foto dokumentasi.
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Penembakan 60-an tomahawk Amerika Serikat ke Suriah, yang diduga melakukan serangan senjata kimia kepada warga sipil, merupakan pesan kepada bangsa-bangsa lain, termasuk Korea Utara.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, Minggu (9/4/2017). Menurut dia, pihak mana pun akan mendapat "respons serupa" jika tindakan mereka menimbulkan bahaya bagi yang lain, seperti dilaporkan Reuters, Senin (10/4/2017).

Angkatan Laut AS telah bertolak ke Semenanjung Korea. Tillerson menegaskan, tindakan itu telah disetujui China dalam kaitannya untuk mengatasi program nuklir Korut.

Persetujuan itu terjadi pada pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping, pekan lalu.

Tillerson dimintai komentarnya oleh ABC, apakah serangan dari kapal laut AS di Laut Mediterania pada Jumat (7/4/2017) dini hari yang menyasar pangkalan udara militer Suriah di dekat kota Homs juga merupakan pesan bagi Korut.

"Itu merupakan pesan untuk setiap bangsa. Jika Anda melanggar norma-norma internasional, jika Anda melanggar perjanjian internasional, jika Anda gagal untuk memegang komitmen, dan jika Anda menjadi ancaman bagi orang lain, di beberapa titik respons kemungkinan akan dilakukan hal yang sama," kata Tillerson.

"Mengenai Korut, tujuan kami sudah sangat jelas, yaitu untuk memastikan Semenanjung Korea bebas dari senjata nuklir," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Presiden Xi jelas mengerti, dan saya setuju, situasi telah meningkat dan ketika telah mencapai tingkat ancaman tertentu, maka tindakan harus diambil," kata Tillerson dalam wawancara terpisah dalam tayangan di CBS.

Trump akan segera meninjau pilihan untuk menghilangkan "ancaman" yang ditimbulkan oleh program rudal balistik dan nuklir Korut, kata penasihat keamanan nasional Gedung Putih, HR McMaster, Minggu (9/4/2017).

Para petinggi Korut, termasuk pemimpin Kim Jong Un, telah berulang kali melakukan uji coba rudal balistik antarbenua.

Hal serupa akan mungkin terjadi lagi pada 15 April mendatang, bertepatan dengan ulang tahun ke-105 pendiri Korut yang dirayakan setiap tahun sebagai "Hari Matahari".



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.