Kompas.com - 07/04/2017, 19:53 WIB
EditorErvan Hardoko

DAMASKUS, KOMPAS.com - Sembilan buah pesawat terbang, amunisi, dan depo bahan bakar di pangkalan udara Shayrat, Suriah hancur akibat serangan rudal tomahawk AS, Jumat (7/4/2017) pagi.

"Menurut informasi awal, sembilan pesawat AU Suriah hancur," demikian stasiun televisi Rossiya24 melaporkan dari Suriah.

Rossiya24 menambahkan, serangan rudal AS itu juga menyasar gudang amunisi dan bahan bakar di pangkalan udara itu.

"Namun tak semua peralatan hancur, sebagian sama sekali tak terkena dampak serangan tersebut, termasuk landasan pacu," masih laporan Rossiya24.

Dalam siarannya itu, Rossiya24 memperlihatkan landasan pacu di pangkalan udara tersebut yang diselimuti debu termasuk dua pesawat yang selamat dari kehancuran di dalam hangar.

Moskwa langsung mengecam serangan yang diperintahkan Presiden Donald Trump itu dan menyebutnya sebagai agresi AS terhadap sebuah negara berdaulat.

Presiden Trump memerintahkan serangan tersebut sebagai pembalasan serangan senjata kimia di provinsi Idlib pada Selasa lalu yang menewaskan sedikitnya 72 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Al Arabiya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.