Dilepaskan di Habitat Baru, Badak Serang Petugas yang Tunggangi Gajah

Kompas.com - 06/04/2017, 12:36 WIB
Seekor badak jantan mencoba menyerang petugas yang menunggang gajah setelah dilepaskan di habitat barunya di Taman Nasional Chitwan, Nepal. PRAKASH MATHEMA / AFP Seekor badak jantan mencoba menyerang petugas yang menunggang gajah setelah dilepaskan di habitat barunya di Taman Nasional Chitwan, Nepal.
EditorErvan Hardoko

KATHMANDU, KOMPAS.com - Seekor badak jantan tertangkap kamera sedang berusaha menyerang para pakar konservasi yang menunggang gajah.

Momen luar biasa itu terjadi beberapa saat setelah badak bercula satu itu dilepaskan ke habitat barunya di sebuah taman nasional di Nepal.

Tak hanya menyerang petugas, badak tersebut juga menyerang truk yang mengangkutnya sehingga memaksa para petugas berlarian mencari tempat bersembunyi di balik pepohonan.

Mamalia bertubuh besar itu dilepaskan di Taman Nasional Chitwan, Nepal sebagai bagian dari upaya untuk mendongkrak jumlah populasi hewan tersebut.

Baca: Nepal Pindahkan 5 Ekor Badak Bercula Satu yang Langka

Jumlah badak bercula satu di Nepal hampir punah akibat aksi pemburu liar yang terus berusaha mendapatkan cula yang di pasar gelap dihargai dengan harga yang sangat mahal.

Meski upaya konservasi ini sudah meningkatkan jumlah hewan langka tersebut, tetapi diyakini jumlah badak di India dan Nepal masih berada di bawah 4.000 ekor.

Tim pakar konservasi berharap bisa melepaska empat lagi badak jantan pekan ini di Taman Nasional Chitwan untuk membentuk sebuah kelompok pembiakan baru.

"Dia adalah salah satu jantan dominan di kawasan ini," kata kepala taman nasional Chitwan, Ram Chandra Kandel soal badak jantan yang mengamuk itu.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X