Diancam Kelompok Kanan, Pusat Kegiatan Yahudi di Swedia Tutup

Kompas.com - 04/04/2017, 06:33 WIB
Para orangtua di Umea tak lagi ingin mengirim anak-anak mereka ke pusat komunitas Yahudi. AFP/Getty ImagesPara orangtua di Umea tak lagi ingin mengirim anak-anak mereka ke pusat komunitas Yahudi.
EditorGlori K. Wadrianto

UMEA, KOMPAS.com - Asosiasi komunitas Yahudi di Swedia memutuskan untuk menutup kegiatan mereka, menyusul ancaman dari kelompok-kelompok ekstrem kanan.

Kegiatan di pusat komunitas Yahudi di Kota Umea ini ditutup tujuh tahun setelah didirikan.

Laporan televisi di Swedia menunjukkan, sebuah mobil dirusak dan mereka yang datang ke pusat komunitas menerima pesan ancaman, yang antara lain bertulis 'kami tahu di mana Anda tinggal'.

Para anggota komunitas Yahudi mengatakan, aparat setempat tak bisa memberikan tingkat pengamanan yang diperlukan.

Juru bicara komunitas, Carinne Sjoberg, mengatakan karena alasan keselamatan, tak ada anggota yang mengikuti berbagai kegiatan di pusat Yahudi ini.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi SVT, Sjoberg mengatakan, ancaman dan perusakan membuat para orangtua tak lagi berani mengirim anak-anak mereka ke tempat itu.

Kepada reporter radio setempat, Sjoberg juga mengatakan, "tak semestinya anak-anak kami merasa malu dengan identitas yang kami miliki."

Baca: Warga Muslim Galang Dana untuk Perbaiki Makam Yahudi yang Dirusak

Beberapa pemuka masyarakat mengatakan kaum Yahudi makin sulit menjalankan kehidupan yang normal di beberapa kota di Swedia.

"Para pemeluk Yahudi di Gothenburg dan Umea menghadapi masalah yang disebabkan oleh kelompok-kelompok (ekstrem kanan seperti) neo-Nazi. Di kota-kota lain seperti Stockholm, situasinya lebih aman," ungkap Isak Reichel, kepada BBC.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X