Polisi Gagalkan Rencana Teroris Ledakkan Jembatan Terkenal di Venesia

Kompas.com - 30/03/2017, 18:10 WIB
Jembatan Rialto di Venesia merupakan salah satu tujuan wisata populer di kota itu. Getty/TelegraphJembatan Rialto di Venesia merupakan salah satu tujuan wisata populer di kota itu.
EditorErvan Hardoko

ROMA, KOMPAS.com - Kepolisian Italia sukses mencegah niat sebuah sel teroris yang berencana meledakkan Jembatan Rialto di Venesia dengan harapan bisa membunuh ratusan wisatawan.

Dalam serangkaian penggerebekan pada Rabu (29/3/2017) malam, unik kepolisian anti-teror menangkap tiga tersangka, semuanya warga Kosovo yang tinggal di Italia.

Satu orang lainnya, yang juga warga Kosovo, masih di bawah umur tetapi tetap diamankan kepolisian Italia.

Dalam pembicaraan telepon yang disadap polisi, para tersangka diketahui tengah merayakan serangan maut di London pekan lalu yang menewaskan empat orang.

"Para tersangka terkait dengan ideologi ISIS dan mendukung serangan terakhir, khususnya serangan London, yang mereka rayakan," kata jaksa Adelchi D'Ippolito.

Polisi melakukan penggerebekan di kota Venesia, kota industri Mestre, dn kota Treviso. Dikabarkan, polisi memang sudah mengawasi kelompok ini selama beberapa bulan.

Para tersangka memiliki izin tinggal dan semuanya berdomisili di Italia secara legal.

Menurut harian setempat La Nuova Venezia, dua tersangka bekerja sebagai pelayan di Venesia. Satu tersangka ditangkap di sebuah apartemen di dekat La Fenice, gedung opera bersejarah di Venesia.

"Apresiasi kami untuk aparat keamanan yang sukses menggelar operasi penting ini," kata wali kota Venesia, Luigi Brugnaro.

"Atas nama warga kota Venesia, saya hanya bisa menyampaikan rasa terima kasih atas kerja mereka melindungi dan memastikan keselamatan kami," tambah Brugnaro.

Sebanyak 300 warga Kosovo diyakini pergi ke Irak dan Suriah untuk bertempur bersama ISIS. Demikian data dari Institut Studi Politik Internasional Italia.




Sumber Telegraph
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X