Kompas.com - 30/03/2017, 17:20 WIB
EditorErvan Hardoko

Bahkan, jika warga yang kabur dari Raqqa berhasil mencapai wilayah yang dikuasai SDF, mereka belum tentu diizinkan masuk sebelum bisa memastikan identitas atau dijamin oleh orang yang dipercaya SDF.

Apalagi, ISIS mewajibkan semua pria di kota Raqqa mengenakan pakaian yang sama dengan kemeja panjang sehingga sulit membedakan antara warga sipil dan anggota ISIS.

Hal itu dilakukan agar warga kota Raqqa bisa dijadikan tameng hidup yang efektif untuk melindungi para anggota ISIS dari serangan udara koalisi.

Operasi "Amukan Efrat" untuk merebut kota Raqqa dirancang untuk terkordinasi dengan operasi militer di Irak untuk merebut kota Mosul yang kini sudah berlangsung selama enam bulan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.