Kompas.com - 30/03/2017, 16:39 WIB
Ilustrasi AFP PHOTOIlustrasi
EditorGlori K. Wadrianto

KASTAMONU, KOMPAS.com - Keheningan malam di Kota Kastamonu, Provinsi Kastamonu, Turki pecah dengan suara cabul yang biasa terdengar dalam adegan di film-film porno.

Insiden aneh itu pun mengundang banyak pertanyaan, dan bahkan protes dari warga di  terjadi di wilayah utara Turki. 

Suara itu muncul dari alat pengeras suara yang dipasang oleh pemerintah kota setempat.

Ketika sejumlah asumsi muncul terkait apa penyebab insiden itu, Wali Kota Tahsin Babas pun ikut angkat bicara.

Dia mengatakan, kasus ini terjadi karena ada seseorang yang membajak frekuensi alat pengeras suara milik pemerintah.

Seperti diberitakan laman Daily Mail UK akhir pekan lalu, Babas mengatakan, “kejadian tak bermoral dan provokatif ini tak terkait sama sekali dengan institusi pemerintah kota."

"Kami akan mengambil langkah hukum secepatnya, untuk memberi ganjaran kepada mereka yang bertanggung jawab," ungkap Babas.

Kendati demikian, Babas tetap menyampaikan permohonan maafnya kepada warga kota.

Polisi kemudian turun tangan dan memulai langkah investigasi atas kejadian tersebut.

Salah satu pejabat pemerintah mengatakan, pelaku menyusup ke frekuensi yang digunakan ‘speaker kota’, karena yang suara cabul itu hanya terdengar di satu daerah.

Kendati demikian, sejumlah pengguna media sosial mengeluarkan spekulasinya bahwa pekerja di lingkungan kota terlibat dalam insiden ini.

Mereka menduga, ada pekerja yang lupa memutus koneksi suara dengan speaker kota, saat sedang memutar film porno di tengah malam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X