Soal Negara Palestina, Liga Arab Mengultimatum Israel

Kompas.com - 30/03/2017, 07:31 WIB
Para pemimpin Timur Tengah, di antaranya Raja Abdullah dari Yordania dan Raja Salman dari Arab Saudi menghadiri KTT Liga Arab,  Rabu (29/3/2017).
AFPPara pemimpin Timur Tengah, di antaranya Raja Abdullah dari Yordania dan Raja Salman dari Arab Saudi menghadiri KTT Liga Arab, Rabu (29/3/2017).
EditorPascal S Bin Saju

AMMAN, KOMPAS.com - Para pemimpin Timur Tengah yang tergabung dalam Liga Arab yang tengah menggelar pertemuan di Jordania, kembali mengukuhkan dukungan mereka atas pendirian negara Palestina yang merdeka.

Mereka juga mendesak Israel untuk mundur dari tanah-tanah Arab yang mereka duduki sejak tahun 1967.

Para pemimpin Arab mengatakan, ini harus diwujudkan sebelum ada normalisasi hubungan dengan Israel.

Pernyataan tersebut dikeluarkan satu bulan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pihaknya tak masalah dengan solusi satu atau dua negara, untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Para pendahulu Trump adalah pendukung solusi dua negara. Namun, pernyataan Trump membuat khawatir para pemimpin Arab.

Sejauh ini Trump belum secara spesifik merumuskan kebijakan luar negeri Washington atas konflik Israel-Palestina, namun menegaskan bahwa solusi dua negara bukan satu-satunya pilihan.

Palestina ingin mendirikan negara dengan wilayah yang terdiri atas Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Jerusalem Timur, kawasan yang direbut Israel dalam perang pada 1967.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, belum secara resmi meninggalkan solusi dua negara namun tak lagi menyinggung opsi ini dalam pidato-pidato resmi sejak Trump terpilih sebagai presiden AS.

Pernyataan para pemimpin Liga Arab di akhir pertemuan ini mendesak masyarakat internasional untuk tidak memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke kota sengketa Jerusalem.

Beberapa kalangan mengatakan pernyataan ini secara khusus ditujukan ke pemerintah AS yang ingin memindahkan kantor kedutaan AS ke Jerusalem.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X