Arab Saudi Kembali Berikan Amnesti ke WNI yang Lewati Batas Izin Tinggal

Kompas.com - 29/03/2017, 06:54 WIB
Tenaga kerja wanita tiba di Bandara Soekarno-Hatta, November 2015. Lebih dari 450 tenaga kerja Indonesia yang umumnya PRT dipulangkan akibat tak terdaftar di Arab Saudi kala itu.
PACIFIC PRESS/BBCTenaga kerja wanita tiba di Bandara Soekarno-Hatta, November 2015. Lebih dari 450 tenaga kerja Indonesia yang umumnya PRT dipulangkan akibat tak terdaftar di Arab Saudi kala itu.
EditorPascal S Bin Saju

RIYADH, KOMPAS.com - Mulai Rabu (29/3/2017) ini,  pemerintah Arab Saudi akan memberikan amnesti atau pengampunan selama 90 hari kepada warga negara Indonesia (WNI) yang melewati masa izin tinggal (overstay) untuk menyerahkan diri secara sukarela dan mengurus kepulangan atas biaya sendiri.

Jika mereka mengikuti program pengampunan ini maka mereka tidak akan dikenai denda dan tidak akan dilarang untuk masuk kembali dengan visa baru.

Masruddin Muhammad, anggota Tim Perlindungan Warga di KBRI Riyadh, menjelaskan, ada tiga langkah yang perlu dilakukan tenaga kerja Indonesia tak terdaftar untuk mendapatkan amnesti.

Pertama, mereka harus mendapatkan salinan data keimigrasian dari Kantor Imigrasi Arab Saudi. Selain itu, mereka mengurus Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) di KBRI atau KJRI, dan terakhir, mengurus visa atau izin keluar dari pemerintah
Arab Saudi.

"Bagi yang tidak memiliki dokumen, harus memiliki dokumen. Dengan membuat print-out paspor nya di imigrasi Arab Saudi," ungkap Masruddin.

TKI overstay atau yang tinggal melewati batas izin dan biasanya tak terdaftar pada umumnya tidak memiliki dokumen karena ditahan oleh majikan lama setelah berganti majikan atau kabur dari majikan sebelumnya.

"Ketika kita masuk ke Saudi, di bandara kita di finger print. Itu tertulis semua datanya di data imigrasi. Ketika tidak ada paspor maka yang bersangkutan harus minta print-out nya. Nanti keluar data majikannya, alamatnya. Data itu nanti dibawa ke KBRI untuk dibuat SPLP," tambahnya.

"SPLP bentuknya seperti paspor tapi digunakan untuk orang yang bermasalah, untuk dipakai sekali jalan saja."

"Dari SPLP tersebut, tergantung kasusnya. Ketika visa ziarah dan umroh bisa langsung ke bandara untuk mendapatkan visa keluar. Untuk perusahaan atau perumahan bisa mengurus visa keluar dari pemerintah Arab Saudi di tempat khusus pengurusan visa keluar. Setelah mendapat visa keluar, bisa beli tiket sendiri dan langsung pulang."

Amnesti berbeda

Masruddin juga menjelaskan bahwa dengan adanya moratorium penempatan TKI di sektor informal ke Arab Saudi, maka banyak TKI yang masuk ke negara tersebut dengan menggunakan visa ziarah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X