Kompas.com - 26/03/2017, 16:50 WIB
Cuplikan gambar dari video eskalator di Langham Place Mall, Hong Kong, yang tiba-tiba berjalan berbalik arah dalam kecepatan tinggi, Sabtu (25/3/2017) sore waktu setempat. YOUTUBE/CCTV+Cuplikan gambar dari video eskalator di Langham Place Mall, Hong Kong, yang tiba-tiba berjalan berbalik arah dalam kecepatan tinggi, Sabtu (25/3/2017) sore waktu setempat.
EditorLaksono Hari Wiwoho

HONG KONG, KOMPAS.com - Sedikitnya 18 orang mengalami cedera ketika sebuah eskalator di Langham Place Mall, Hong Kong, tiba-tiba berjalan berbalik arah dalam kecepatan tinggi, Sabtu (25/3/2017) sore waktu setempat.

Video tentang kejadian itu tersebar luas di media sosial. Dalam video itu, eskalator sepanjang 45 meter yang menghubungkan lantai 4 dan 8 tersebut tampak penuh oleh pengunjung.

Ada dua eskalator yang terlihat dalam video tersebut, keduanya berjalan normal dengan arah berlawanan.

Beberapa saat kemudian, eskalator yang tengah bergerak naik tiba-tiba berbalik mengarah turun dua kali lebih cepat dari kecepatan normal. Eskalator di sebelahnya tetap berjalan normal.

"Saya mendengar orang-orang berteriak... eskalatornya (berbalik) turun tapi kecepatannya lebih tinggi," kata seorang korban bernama Tina seperti dikutip South China Morning Post.

Saksi mata menyebutkan, ada 14 wanita dan empat pria yang mengalami cedera akibat bertabrakan di ujung eskalator tersebut.

Polisi setempat menyatakan, seorang pria mengalami cedera serius di kepala dan dibawa ke Queen Elizabeth Hospital.

Anggota Komite Penasihat Keselamatan Lift dan Eskalator, Charles Wong Kai-hon, menyebutkan, ada kemungkinan hal tersebut terjadi akibat tidak berfungsinya salah satu dari dua rem pada eskalator.

General Manager Langham Place David Chiu Chi-kin mengatakan, tangga berjalan itu sempat dihentikan selama 15 menit sebelum insidne itu terjadi. Penghentian sementara dilakukan untuk mengendalikan jumlah pengunjung yang menggunakan eskalator tersebut.

Ia menegaskan bahwa kecelakaan yang terjadi setelah itu tidak berkaitan dengan penghentian sementara itu.

Juru bicara Langham Place mengatakan, eskalator itu baru saja diperiksa pada 23 Maret atau dua hari sebelum kejadian dan tidak ada hal aneh di eskalator itu.

Pengecekan berkala di pusat perbelanjaan itu dilakukan dua kali dalam setahun, sementara ada juga pemeriksaan rutin sekali dalam dua pekan.

Saat ini Otis Elevator Company selaku pengelola eskalator tersebut tengah menginvestigasi insiden tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X