Kompas.com - 24/03/2017, 16:24 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

Chechnya menjadi lokasi perang kelompok separatis di tahun 1990 dan 2000, namun wilayah ini kini telah ditenangkan di bawah kekuasaan tangan besi pemimpin Ramzan Kadyrov.

Dua anggota pasukan Garda Nasional terbunuh di perkampungan Chechen, pada Januari lalu, di tengah operasi bersama antara polisi dan pasukan khusus, di mana empat pemberontak terbunuh.

Wilayah kaukasus di utara Rusia merupakan salah satu wilayah utama pemasok orang bagi kelompok teroris di Suriah dan Irak. 

Di bulan Januari, Kadyrov mengatakan, pasukannya telah menahan lebih dari 50 pemberontak terkait dengan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) dalam sebuah operasi keamanan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.