Kompas.com - 23/03/2017, 18:54 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

RIYADH, KOMPAS.com - Otoritas Arab Saudi melaksanakan eksekusi mati terhadap dua pelaku penyelundupan narkoba, Kamis (23/3/2017).

Berdasarkan kabar yang ditayangkan kantor berita pemerintah setempat, SPA yang dikutip Associated Press, dua orang yang dieksekusi mati itu adalah seorang warga Arab Saudi dan satu lainnya Pakistan.

Mereka adalah Nasser Harshan, dan warga Pakistan Namtallah Khasta Qul.

Dengan pelaksanaan eksekusi ini, tercatat sudah ada 20 orang yang menjalani hukuman mati di kerajaan itu sepanjang tahun 2017 ini. 

Baik Harshan dan Qul dihukum mati karena terbukti melakukan penyelundupan narkoba di kerajaan konservatif yang terkenal menerapkan aturan berat bagi kasus semacam ini. 

Disebutkan, Harshan adalah penjahat kambuhan yang berkali-kali tersandung kasus ganja. Sementara, Qul terbukti bersalah karena memperjualbelikan heroin.

Lebih dari 150 orang dieksekusi mati di Kerajaan Arab Saudi tahun lalu. Data tersebut dikutip dari kelompok Amnesty International, yang berkantor di London, Inggris.

AI melaporkan ada 158 vonis hukuman mati di negara itu pada tahun 2015. Angka tersebut merupakan rekor tertinggi dalam dua dekade terakhir. 

Sementara, di antara orang yang dieksekusi mati tahun lalu, ada pemuka Syiah, Nimr al-Nimr.

Al-Nimr menjadi tokoh utama di balik rangkaian aksi protes kelompok Syiah di tahun 2011, menuntut reformasi di kerajaan "Suni" tersebut. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.