Maroko Tangkap Penyandang Dana Hezbollah, Mungkin Diekstradisi ke AS

Kompas.com - 21/03/2017, 21:13 WIB
Pemimpin Hezbollah Lebanon Sayyed Hassan Nasrallah berbicara kepada pengikutnya melalui layar lebar dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad, di Beirut, Lebanon, 9 Januari lalu. Reuters/HASAN SHAABANPemimpin Hezbollah Lebanon Sayyed Hassan Nasrallah berbicara kepada pengikutnya melalui layar lebar dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad, di Beirut, Lebanon, 9 Januari lalu.
EditorPascal S Bin Saju

RABAT, KOMPAS.com - Pemerintah Maroko telah menangkap Kassim Tajideen, orang yang oleh Washington dianggap sebagai penyadang dana gerakan Hezbollah, Lebanon.

Maroko pun berencana untuk mengekstradisi Tajideen ke Amerika Serikat, demikian satu satu sumber keamanan Maroko yang berkecimpung dalam menangani kasus itu, Selasa (21/3/2017).

Tajideen ditangkap pada 12 Maret di Bandara Casablanca berdasarkan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan dua hari sebelumnya oleh kantor Interpol di Washington.

Kantor berita Reuters melaporkan, Tajideen dituding telah melakukan serangkaian kejahatan, seperti penipuan, pencucian uang, dan pendanaan untuk berbagai kegiatan teroris.


Menurut aparat keamanan,  Tajideen sedang transit di Conakry, ibu kota Guinea, dalam perjalanan menuju Beirut, Lebanon.

Kementerian Dalam Negeri Maroko menolak untuk berkomentar atas penangkapan Tajideen. Kementerian Kehakiman juga tidak dengan segera menjawab pertanyaan wartawan terkait kasus itu.

Departemen Keuangan AS memasukkan Tajideen, seorang yang memiliki kewarganegaraan ganda, yakni Lebanon dan Sierra Leone,  dalam Daftar Teroris Global Khusus pada Mei 2009.

Tajideen disebut-sebut sebagai "kontributor keuangan terpenting bagi Hezbollah".

Pada 2010, Departemen Keuangan menjatukan sanksi kepada saudara Tajideen, yakni Husain dan Ali, karena diduga memberikan dukungan kepada kelompok milisi yang didukung Iran itu.

Dikatakan, Ali pernah menjadi komandan Hezbollah di Lebanon.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X