China Arahkan Rudal Balistik Jarak Menengah ke Taiwan

Kompas.com - 20/03/2017, 18:11 WIB
Rudal Dongfeng 16 (DF-16) milik China Taipe TimesRudal Dongfeng 16 (DF-16) milik China
EditorPascal S Bin Saju

TAIPEI, KOMPAS.com – China sedang mengarahkan rudal-rudal balistik jarak menegah tercanggihnya ke Taiwan sebagai bagian dari ancaman militernya ke negara pulau itu.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan hal itu pada Senin (20/3/2017), sebagaimana dilaporkan Agence France-Presse.

Pengumuman ini muncul setelah Taiwan mengatakan, untuk pertama kalinya pekan lalu, bahwa mereka bisa menembakkan rudal-rudal ke China karena meningkatnya ancaman invasi dari daratan.

China masih memandang Taiwan sebagai bagian dari teritorinya yang harus dikembalikan, dan jika terpaksa, akan menggunakan kekuatan militer.


Taiwan telah memiliki pemerintahan sendiri sebagai sebua negara otonom sejak memisahkan diri pascaperang saudara pada tahun 1949.

Hubungan keduanya memburuk sejak Preside Tsai Ing-wen, yang anti-Beijing, dilantik pada pertengahan tahun lalu, mengakhiri kedekatan yang telah berjalan selama delapan tahun.

Rudal DF-16 (Dongfeng 16) sanggup dengan tepat menyerang Taiwan dan telah dipasang oleh Pasuk Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PL A), kata Menteri Pertahanan Taiwan, Feng Shih-kuan.

Feng menyampaikan perkembangan ancaman Beijing itu kepada parlemen di Taipe setelah China “melakukan modernisasi persenjataan dan perkuatan militernya”.

Taipe pernah mengatakan bawah China menarget Taiwan dengan 1.500 rudal. Untuk pertama kalinya juga Kementerian Pertahan Taiwan menyebut satu jenis rudal di antaranya dalah DF-16.

Para ahli militer mengatakan, rudal-rudal China berdaya jangkau antara 1.000 dan 1.500 km, dan bahkan dapat menjangkau pangkalan militer di Okinawa, Jepang.

Rudal-rudal itu dapat mengenai sasaran dengan jitu dan dapat membawa dua atau lebih hulu ledak untuk menyasar banyak target dalam satu tembakan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X