Kompas.com - 17/03/2017, 08:38 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku dalam waktu dekat akan mengajukan bukti bahwa mantan Presiden Barack Obama menyadap markas besarnya di Trump Tower, New York.

Penyadapan itu, menurut Trump, terjadi dalam minggu-minggu menjelang pemilihan presiden November lalu.

Hal itu diungkapkan Trump pada Rabu (15/3/2017) malam, kepada Fox News.

Dia menyebut,pemerintahannya akan menyerahkan beberapa hal kepada panel, dan akan berbicara mengenai klaimnya itu pekan depan.

Pimpinan Komite Intelijen Parlemen AS sebelumnya telah menyatakan, tuduhan Trump tidak berdasar.

Selain itu, banyak pula tokoh di Kongres, baik dari fraksi Demokrat maupun sejawat-sejawat Trump dari partai Republik menegur keras Trump atas tuduhan itu.

Pernyataan terbaru yang mengesampingkan tuduhan Trump itu datang dari Ketua Parlemen Paul Ryan, Kamis (16/3/2017).

Dia mengatakan, “Kami telah menjelaskannya, bahwa kami tidak melihat ada bukti mengenai hal tersebut.”

Baca: Dituduh Menyadap, Obama Mulai Kehilangan Kesabaran

Trump mengemukakan tuduhan keras mengenai penyadapan oleh pendahulunya itu pada 4 Maret dalam serangkaian pernyataan di akun Twitter.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.