Kompas.com - 16/03/2017, 19:51 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Mereka paham bahwa aturan itu saja mungkin tidak akan menarik perusahaan Fortune 500, tapi perlindungan tersebut penting untuk pasar-pasar lebih kecil untuk menarik banyak perusahaan dengan kebijakan-kebijakan ramah LGBT.

Meskipun hal itu masih perlu dibuktikan, tapi kerugian yang ditimbulkan karena menghambat kemajuan LGBT mencapai ratusan juta dolar di North Carolina.

Tahun lalu, negara bagian itu kehilangan acara hiburan besar dan rencana perluasan lapangan pekerjaan dari PayPal dan Deutsche Bank sebagai protes atas aturan negara bagian tersebut yang membatasi akses transgender ke kamar mandi umum.

Di Indiana, dewan kota Columbus, kota asal Wakil Presiden Mike Pence, dengan suara bulat mengesahkan aturan perlindungan LGBT setelah ia, sebagai gubernur, menandatangani UU agama tahun 2015 yang secara luas diprotes karena diskriminatif dan memicu beberapa pihak memindahkan konvensinya.

"Anggota partai Republik tidak satu suara dalam isu ini," ujar Walikota Columbus, Jim Lienhoop.

"Di kota kecil, kita betul-betul berurusan dengan aturan yang kita ciptakan. Terasa lebih nyata ketika kita melihat beberapa orang – dan kita memang kenal mereka – yang mungkin terpengaruh," katanya.

Di seluruh AS,  19 negara bagian memiliki perlindungan non-diskriminatif LGBT yang umumnya melindungi mereka dari pemecatan, pengusiran dari rumah atau penolakan layanan di tempat-tempat seperti restoran atau hotel.

Reuters menemukan bahwa sekitar empat dari lima kota dengan populasi lebih besar dari 25.000 orang setidaknya dilindungi oleh beberapa aturan.

Walikota Wheeling, Glenn Elliott, melihat perlindungan LGBT sebagai tindakan yang benar secara sosial dan faktor penjual dalam menarik lapangan pekerjaan serta sesuai dengan slogan "Kota Ramah".

"Mungkin tidak semua orang setuju dalam hal moral," ujar Elliott, seorang Demokrat.

"Yang saya pikirkan bukan hal yang perlu didebatkan. Hal ini baik untuk bisnis,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.