Kompas.com - 15/03/2017, 22:23 WIB
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang atlet bola voli dengan tinggi badan 2,1 meter diusir dari sebuah penerbangan sebuah maskapai murah di Rusia hanya karena tubuhnya terlalu tinggi.

Kru kabin Pobeda Airlines yang akan terbang dari Noby Urengoy di Siberia menuju Moskwa mengatakan, kaki Alexander Kimerov (20) yang terlalu panjang menghalangi lorong di dalam kabin penumpang.

Sebenarnya Alexander sudah beberapa kali melakukan perjalanan dengan rute yang sama sehingga dia berusaha mengalah dan bersedia pindah tempat duduk.

Namun, hal itu ditolak kru kabin yang malah memanggil polisi dan tiga petugas untuk mengusir sang atlet dari penerbangan itu.

Atlet bola voli klub Dynamo Moskwa Alexander Volkov mengaku sangat terkejut dengan perlakukan maskapai itu kepada Alexander Kimerov.

Dia kemudian mengunggah video pengusiran Alexander ke akun media sosial miliknya.

"Apa yang terjadi di dunia ini kawan-kawan?" ujar Volkov dalam video itu.

"Seorang pria diusir dari pesawat hanya karena tubuhnya terlalu tinggi dan dia bukan orang biasa. Dia adalah seorang atlet yang kerap membela Rusia," tambah Volkov.

"Saya sangat terkejut dengan tidak kompetennya para petugas polisi saat menangani masalah ini," lanjut Volkov.

Dalam video itu terlihat seorang petugas polisi meminta Kimerov berlaku seperti seorang pria dan segera mengosongkan tempat duduknya.

Kimerov mencoba mempertanyakan alasan pengusirannya karena dia harus terbang bersama timnya, tetapi akhirnya dia menuruti permintaan polisi.

Sejauh ini belum diperoleh komentar dari manajemen Pobeda Airlines yang merupakan anak perusahaan maskapai penerbangan Aeroflot.

Selain menjadi pemain klub, Kimerov juga merupakan atlet tim nasional bola voli Rusia. Dia ikut meraih medali perunggu dalam kompetisi bola voli Eropa di kota Baku, Azerbaijan.

Dia juga ikut meraih medali perunggu dalam kejuaraan bola voli internasional di Gwangju, Korea Selatan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.