Malala Yousafzai Dapat Tawaran dari Universitas Terkenal di Inggris

Kompas.com - 15/03/2017, 05:51 WIB
Malala Yousafzai (17) tengah berbicara dalam sebuah acara di Birmingham, Inggris. OLI SCARFF / AFPMalala Yousafzai (17) tengah berbicara dalam sebuah acara di Birmingham, Inggris.
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com - Peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai menerima sebuah tawaran bersyarat dari sebuah universitas terkenal di Inggris.

Remaja berusia 19 tahun yang sedang menempuh sekolah lanjutan tahap akhir ini, mengaku dalam sebuah konferensi, dia sedang memfokuskan diri untuk mencapai persyaratan tersebut.

"Saya telah menerima tawaran bersyarat yakni tiga nilai A," kata Malala.

Baca: Malala Yousafzai Dijadikan Nama Asteroid

Malala ditembak oleh Taliban pada tahun 2012 karena kampanyenya tentang hak-hak anak perempuan untuk pendidikan.

Sambutan Malala mendapat tepuk tangan meriah dalam konferensi Asosiasi Sekolah dan Perguruan Tinggi di Birmingham.

Malala, yang lolos dari maut usai diserang dalam perjalanan pulang dari sekolah di Pakistan, tidak mengungkap universitas mana mengajukan tawaran kepadanya.

Namun, awal tahun ini ia mengatakan kepada majalah Newsweek bahwa ia baru-baru ini melakukan wawancara untuk meraih gelar di Universitas Oxford.

Lady Margaret Hall adalah bagian dari Universitas Oxford yang pertama kali menerima mahasiswi dan mantan perdana menteri Pakistan Benazir Bhutto belajar di sana.

"Saat ini saya sedang belajar," ujar Malala dalam konferensi tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X