Kompas.com - 10/03/2017, 20:28 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

RAMALLAH, KOMPAS.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan melakukan pembicaraan per telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada Jumat (10/3/2017) waktu setempat.

Pembicaraan ini menjadi kontak pertama kali antara Abbas dan Trump, sejak pengusaha kaya raya AS itu resmi menduduki jabatan sebagai Presiden, Januari lalu.

Rencana kontak telepon Trump kepada Abbas ini diungkapkan dalam sebuah pengumuman yang dikeluarkan pihak Gedung Putih, seperti dikutip AP.

Abbas telah menghabiskan banyak waktu untuk berbicara melalui sambungan telepon dan juga rapat dengan Presiden maupun Menteri Luar Negeri AS, selama 10 tahun terakhir.

Namun, dikabarkan dia tidak berhasil melakukan hal serupa ketika Trump menjadi Presiden.

Hingga berita ini diturunkan, kantor Presiden Palestina belum memberikan tanggapan.

Trump tak populer di mata warga Palestina, karena dia muncul mendobrak kebiasaan pendahulunya.

Dia mengambil posisi sangat bersahabat dengan Israel, termasuk keberpihakan mengenai Negara Palestina.

Trump pun menerapkan pendekatan yang lunak atas isu permukiman yang diklaim sebagai wilayah Palestina.

Melihat perkembangan itu Abbas dan kabinetnya telah memberikan sinyal untuk bersiap dikesampingkan.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.